Bermain Perahu, Balita 2 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Bahbolon Sergai Sumut

Jasad balita 2 tahun hanyut di Sungai Bahbolon, Kabupaten Serdangbedagai dievakuasi.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi balita laki-laki, berusia dua tahun, bernama M Nizam Al Fath balita, yang hanyut terseret arus dan tenggelam di Sungai Bahbolon, di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

img_title 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Begini Kronologinya dan Jejak Terakhir

Kepala Kantor Basarnas Medan, Budiono mengatakan bahwa peristiwa balita terseret derasnya arus sungai tersebut, terjadi pada Jumat sore, 29 Desember 2023. Kemudian, menerima laporan tersebut, pihaknya turun melakukan penyisiran dalam proses pencarian korban.

Budiono mengatakan jasad balita itu, berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, Minggu petang, 31 Desember 2023, sekitar pukul 18.00 WIB. Jasad ditemukan, berjarak sekitar 9 kilometer dari korban tenggelam.

img_title Bongkar Material Bangunan Berujung Maut, Balita Perempuan di Simalungun Tewas Tertimpa Kayu Broti

Setelah ditemukan dan dievakuasi, selanjutnya diserahkan pihak keluarga korban untuk disemayamkan di rumah duka di Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai.

Tim SAR melakukan pencarian bocah 2 tahun hanyut di Sungai Bahbolon.

Photo :
  • Istimewa/VIVA Medan

img_title Belum Pulang Hingga Petang, 2 Bocah Perempuan di Langkat Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Ikan

"Jasad korban langsung dievakuasi, dan dibawa ke Puskesmas Kecamatan Sipispis, yang kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga, untuk disemayamkan," ungkap Budiono, dalam keterangannya, Senin 1 Januari 2024.

Dalam proses pencarian korban, Budiono menjelaskan bahwa Personel Rescuer Basarnas Medan bersama Tim SAR gabungan, telah melakukan pencarian terhadap korban. Setelah dinyatakan hilang, terseret arus sungai Bahbolon, pasca korban melompat ke sungai saat bermain perahu, bersama orang tua korban.

"Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian baik, menggunakan perahu rafting dan juga dengan cara scouting darat disepanjang tepi sungai hingga akhirnya sore, korban ditemukan dan operasi SAR dinyatakan ditutup," jelas Budiono.