46,9 Ton Pinang Asal Myanmar Ditolak Masuk ke Sumut

Kontainer berisikan 46,9 ton pinang asal Myanmar.
Sumber :
  • Istimewa/MEDAN VIVA

VIVA - Sebanyak 46,9 ton asal Myanmar ditolak masuk ke Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Penolakan impor tersebut, dilakukan oleh Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan.

Pengerjaan Belum Kelar, Kelamnya Nasib Pekerja Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Karantina Belawan, Lenny Hartati Harahap dalam keterangan tertulis, Selasa 14 Februari 2023. Ia mengatakan ditolak masuk, karena komoditas tersebut tidak penuhi aturan pemasukan atau impor ke tanah air berupa Analisis Resiko Organisme Pengganggu Tumbuhan (AROPT).

"Buah pinang  asal Myanmar tersebut baru pertama kali masuk ke Indonesia dan tiba di Pelabuhan Belawan pada pertengahan Januari 2023. Kemudian ditolak  karena belum dilakukan Analisis Resiko Organisme Pengganggu Tumbuhan," ucap Lenny.

Pendaftaran 8 April 2025, Ini Syarat Pendaftaran Calon Ketua KONI Sumut

Baca juga:

Lenny menjelaskan bahwa buah pinang merupakan media pembawa organisme pengganggu tumbuhan. Sehingga, menurutnya perlu dilakukan Analisis Resiko untuk mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan ke dalam dan tersebarnya di dalam wilayah negara Republik Indonesia (NKRI).

100 Hari Kerja Jadi Gubernur Sumut, Bobby Nasution: Penyelarasan Program dari Presiden

Lenny menjelaskan hal ini sesuai dengan Undang Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Pasal 6, bahwa pemasukan media, pembawa ke dalam wilayah NKRI.

Halaman Selanjutnya
img_title