FWP Khawatir Kebebasan Pers di Sumut Terbelenggu, Ini Alasannya
- Istimewa/VIVA Medan
Turut hadir unsur penasehat FWP antara lain Yoko Susilo Choe, Khairul Muslim, dan Amir Syarifuddin. Khairul Muslim turut menguatkan apa yang disampaikan ketua FWP tersebut. Menurut dia, tantangan ke depan bahwa insan pers di Sumut dihadapkan pada aspek integritas.
"Tak terkecuali kita di forum ini, jika melihat perjalanan panjang organisasi kita ini, bahwa dari sini ke depan tantangannya adalah soal integritas. Dengan integritas ini akan menunjukkan sikap dan siapa kita sebenarnya," tegas wartawan senior yang kini diamanahkan sebagai Ketua Forum Pemred Sumatera Utara ini.
Khairul Muslim menambahkan, kepemimpinan di pemerintahan provinsi hari ini sepertinya menuntut aksi lebih dari kalangan jurnalis, tidak cukup sekadar tulisan dan konten di sosial media.
"Nah, apa yang dilakukan kawan-kawan Cipayung Plus hari ini patut kita tiru, bahwa dengan aksi-aksi mereka selama ini yang turun di lapangan, mampu mendekatkan mereka pada lingkar pemerintahan provinsi sekarang ini. Ke depan pun saya kira, kita harus dapat melakukan aksi yang lebih elegan daripada mereka, sehingga suara dan aspirasi kita bisa didengar," tegasnya.
Usai berbuka puasa, acara diakhiri dengan Salat Magrib berjamaah dan makan bersama antara pengurus dan anggota FWP.