Warga Kenang Suasana Rumdis Gubsu di Era Edy Rahmayadi, Lebih Terbuka Untuk Rakyat
- Dok Pemprov Sumut
Diungkapkannya, pengajian yang digelar secara rutin itu dimulai sebulan setelah Edy Rahmaya dilantik sebagai Gubernur Sumut.
"Itu rutin dilakukan setiap bulan. Jadi Pak Edy membuka ruang untuk semua masyarakat hadir disitu. dan masyarakat yang hadir disitu bergantian bikin acara di Rumah Dinas dan Aula disitu. Digilir untuk Kota Medan semua kecamatan sudah semua dihadirkan perwakilannya disitu," ungkapnya.
"Jadi setiap bulan itu minimal kita hadirkan 200 orang untuk kegiatan pengajian. Tidak hanya Kota Medan, ada Deli Serdang, bahkan waktu itu kita undang dari Batubara, dari Pematanhsiantar dan ini memang inisiatif dari Ibu Gubernur," imbuhnya.
Hj Irfa pun berkisah bahwa, Gubernur Sumut ke 18 itu menyatakan bahwa rumah dinas tersebut adalah rumah rakyat.
"Jadi dia mengundang semua masyarakat untuk hadir ke rumah dinas setelah sebulan beliau menjabat. Jadi ya pengajian itu berlangsung selama lima tahun," jelasnya.