Sandiaga Uno Dukung Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024

Menparekraf RI, Sandiaga Uno bersama Pj Gubernur Sumut, Hassanudin dan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Sumber :
  • BS Putra/VIVA Medan

VIVA Medan - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno mengatakan bahwa sosok Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution layak bertarung di Pilgub Sumut 2024. Apa lagi, hasil survei terkait elaktabilitas melejit diposisi pertama.

Salat Idul Fitri Perdana Sebagai Gubernur Sumatera Utara, Ini Pesan Bobby Nasution

"Banyak senyumnya ini pak Wali mungkin seiring dengan survei terakhir," ucap Sandiaga Uno kepada wartawan, usai menghadiri acara Gelaran Melayu Serumpun (GEMES) ke-7 di Istana Maimun, Kota Medan, Rabu malam, 29 Mei 2024.

Sandiaga Uno mengungkapkan secara pribadi mendukung menantu Presiden RI, Joko Widodo itu maju merebutkan kursi orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumut pada Pilkada Sumut 2024 ini.

Konvoi Kendaraan Hias Warnai Malam Takbiran di Medan Belawan

"Kalau saya pribadi tentunya sangat mendukung pak wali untuk ke depannya lebih baik," kata Sandiaga Uno, yang didampingi Walikota Medan, Bobby Nasution.

Sandiaga Uno, yang juga politisi PPP itu, mengatakan untuk dukungan PPP sendiri, ada mekanisme partai akan dilakukan partai berlambang Ka'bah tersebut, nantinya. setelah itu, baru diputuskan siapa yang akan didukung di Pilgub Sumut 2024.

500 Warga Sumut Ikuti Program Mudik Gratis Lebaran Tiba di Belawan Medan

"Tapi, kalau untuk partai saya kira ada mekanismenya, pembicaraannya sudah dimulai mudah-mudahan, semuanya bisa membawa kepemimpinan yang baik bagi Sumut," jelas Sandiaga Uno, yang juga didampingi Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hasanuddin.

Bobby Nasution untuk memuluskan langkahnya bertarung di Pilgub Sumut, sudah resmi menjadi kader Gerindra dan mendaftarkan diri sebagai Bacalon Gubernur Sumut. Disisi lain, Bobby Nasution juga telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur untuk Pilkada Sumut ke PPP. Kemudian, ke Partai Demokrat, PKB, Perindo, NasDem, Hanura, PAN, Gerindra, dan PKS.