Ketua PAN Sumut Dilaporkan ke Polisi, Diduga Keroyok dan Aniaya Sekretarisnya

Ilustrasi penganiayaan.
Sumber :
  • istockphoto.com

Kemudian, menurut Riduwan, bahwa Fauzan tanpa basa-basi langsung menendang dirinya. Tanpa melakukan perlawanan, ia mengatakan dari belakang mengaku dipukuli sejumlah orang.

Tinjau Banjir Bandang Padangsidimpuan, Bobby Nasution: Kita Bantu Perbaikan Rumah

"Ini (Mukuli) orang yang sama, sama Fauzan. Saya masuk ruangan, dia (Fauzan) keluar dari ruangan itu. Tanpa basa-basi diterjangnya saya. Habis itu, di tolak badan saya. Saat saya maju, dari belakang sudah gebuki saya secara ramai-ramai, dipukuli ramai-ramai. Saya tidak tahu lagi, sudah dipisahkan sama panitia," jelas Riduwan.

Setelah dilerai, Riduwan mengungkapkan masih dikejar oleh Ahmad Fauzan mengajak duel di luar Hotel. Namun, dia tidak mau.

Kanit Reskrim di Asahan Jadi Tersangka Kasus Pelajar Tewas Diduga Ditendang Oknum Polisi

"Dipisahkan panitia, saya kembali dikejar lagi. Ditangkap lagi, kalau mau main diluar. Saya bilang, kami hebat, saya bilang itu," kata Riduwan.

Diduga pemicu perkelahian ini, dikarenakan surat mandat untuk menghadiri rapat tersebut. Riduwan disampaikan diganti sebagai Sekretaris Tampak Suci Sumut. Sedangkan, Ketuanya, adalah Ahmad Fauzan.

Ungkap Kematian, Jasad Pelajar Diduga Tewas Ditendang Oknum Polisi di Ekshumasi

Namun, Riduwan membantah hal tersebut. Karena, kehadiran dirinya dalam musyawarah itu, diluar Tapak Suci Sumut. Sehingga tidak ada kaitannya dengan acara tersebut, dengan kepengurusan Tapak Suci Sumut.

"Tidak ada hubungannya itu, karena dia (Ahmad Fauzan) peserta dan saya peserta. Diluar tapak suci, saya tidak tahu, ini sentimen pribadi atau hasutan. Peserta muswil kami berdua. Dia ketua, saya Sekretaris. Tidak ada urusannya, kami-kami sama peserta," sebut Riduwan.

Halaman Selanjutnya
img_title