Tak Hanya Tersangka Penganiayaan, Mario Dandy Dijerat Kasus Lain

Gaya hedon anak pejabat Ditjen Pajak, Mario Dandy Satriyo.
Gaya hedon anak pejabat Ditjen Pajak, Mario Dandy Satriyo.
Sumber :
  • Twitter

VIVA Medan - Mario Dandy Satriyo (20) tersangka penganiayaan anak pengurus GP Ansor, Cristalino David Ozora (17), terjerat kasus lain. Hukuman terhadap pejabat Dirjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo itu pun akan bertambah.

Hukuman tersebut, buntut pemalsuan yang dilakukan Mario Dandy atas identitas mobil Jeep Rubicon saat menganiaya David di kawasan Pesanggarahan, Jakarta Selatan. Kasus ini kini diselidiki Korlantas Mabes Polri.

"Saya baca di peraturannya, kalau menggunakan pelat yang bukan nomornya itu sanksinya cuma dua bulan atau lima ratus ribu," kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Firman Shantyabudi melansir VIVA Jumat, 3 Maret 2023.

Namun, Firman akan berkoordinasi dengan Bareskim Polri apakah dapat memberatkan hukuman terhadap Mario jika kendaraan tersebut digunakan untuk melakukan tindak pidana kejahatan.

"Nanti reserse yang tanya, ini dipakai apa untuk apa. Kalau untuk mohon maaf melakukan kejahatan, maka nanti bisa memperberat barang kali ya," ujarnya.

Kasus ini pun menambah hukuman bagi Mario, atas melakukan pelanggaran lainnya yakni pelanggaran lalu lintas. Pasalnya, Dandy saat pergi menghampiri David, ia menggunakan mobil Jeep Rubicon berpelat nomor palsu.

Mobil Rubicon yang digunakan Mario Dandy saat menganiaya David.

Mobil Rubicon yang digunakan Mario Dandy saat menganiaya David.

Photo :
  • VIVA

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi pun turut membenarkan bahwa tersangka penganiayaan memggunakan mobil jeep Rubicon dengan pelat nomor palsu. Mobil tersebut memang digunakan Dandy untuk menghampiri David di rumah temannya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Di TKP di perumahan Ulujami, itu di belakang mobil (kejadian penganiayaan) mobil ini digunakan oleh, tersangka dan dua saksi untuk mendatangi korban yang saat itu korban sedang berkunjung ke rumah temannya," ujar Ade Ary di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu 22 Februari 2023.

Terungkapnya mobil Jeep Rubicon tersebut mengenakan pelat nomor palsu lantaran nomor pelatnya berbeda dengan nomor mesin mobol tersebut. Diketahui, pelat nomor palsu yang digunakan Dandy yakni B 120 DEN.

"Kemudian kami mengamankan nopol B 2571 PBP ini yang diduga, plat nomor ini lah yang sesuai dengan fisik nomor ini. sesuai STNK yang ada yaitu B 2571 PBP," tutur Ade Ary.

Anak pejabat Ditjen Pajak, Mario Dandy Satriyo tersangka penganiayaan.

Anak pejabat Ditjen Pajak, Mario Dandy Satriyo tersangka penganiayaan.

Photo :
  • VIVA

Maka dari itu, Ade Ary pun masih terus mendalami terkait pelanggaran lalu lintas yang dilanggar oleh Dandy. Sejatinya, nomor polisi yang digunakan tersangka penganiayaan itu tidak sesuai dengan peruntukannya.

Halaman Selanjutnya
img_title