Pemerintah Naikan HET Beras, KPPU Jadwalkan Pengecekan Harga Secara Rutin
- Dok KPPU
VIVA Medan - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) akan melakukan pemantauan terhadap harga eceran tertinggi (HET) terbaru beras di Sumatera Utara ini. Dengan tujuan, para pelaku jangan lagi bermain harga beras tersebut, dengan menjual di atas HET baru ditetapkan pemerintah.
Hal itu diungkapkan oleh diungkapkan Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas. Ia menjelaskan terkait dengan HET ini, baik itu minyak goreng, gula, ataupun beras ini, pada dasarnya mengikuti harga pokok produksinya.
"Kita pasti akan rutin mengecek ke lapangan, terutama menjelang hari besar (Hari Raya Idul Adha), karena ada lonjakan. Apakah itu memang permintaannya naik atau ekspektasi pasar," jelas Ridho saat dikonfirmasi VIVA Medan, Rabu 5 Juni 2024.
Ridho mengungkapkan kenaikan harga beras itu, tidak lepas dengan harga produksi yang juga naik. Sehingga Pemerintah melakukan perhitungan untuk HET yang pas di pasaran.
"Sekarang memang dari hasil perhitungan pemerintah, bahwasanya harga pokok produksi itu sudah naik juga. Misalnya kayak beras premium dan medium ini. Ketakutan pemerintah ketika ditanya harga HET masih yang lama, justru pasokannya nanti yang tersendat," jelas Ridho.
Kepala Kanwil I KPPU Medan, Ridho Pamungkas.
- BS Putra/MEDAN VIVA
Ridho mengungkapkan akan berdampak dengan pasokan hingga pendistribusian besar mengalami tersendat. Karena, pedagang nanti tidak berani untuk menjual atau produsen tidak berani memasok ke ritel, dipicu harga mereka sudah di atas HET, yang sebelum dinaikkan.
"Tapi, permasalahannya gini, meskipun kemudian dari perhitungan pemerintah HET itu memang disesuaikan lagi. Tapi kita, juga berharap ini tidak dijadikan dalih bagi pelaku usaha untuk terus menaikkan harga. Karena sudah ada relaksasi dari pemerintah untuk menaikkan harga sesuai dengan perhitungan yang ada sekarang harapannya seperti itu," kata Ridho.
Ridho menjelaskan seperti gula pasir, memang relaksasi HET sampai 30 Mei 2024 ini, tapi diperpanjang lagi relaksasi harga. Sementara, disaat yang sama informasi harga gula pasir di tingkat internasional justru turun saat ini.
"Ini bisa jadi disparitas harga antara harga di dalam sudah di relaksasi naik dengan harga impor gula nanti yang rendah," ucap Ridho.