Kericuhan Warnai Peringatan Hari Damai Aceh di Kota Banda Aceh, Begini Respons TNI

Peringatan Hari Damai Aceh di Banda Aceh, diwarnai kericuhan.
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

Banda Aceh , VIVA MedanKericuhan mewarnai Peringatan Hari Damai Aceh di halaman Masjid Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026. Bentrokan pencah antara petugas dengan masyarakat di lokasi.

img_title Cegah TPPO Sejak Dini, Imigrasi Sumut Gandeng TNI/Polri Hingga BP3MI Perkuat PIMPASA

Kepala Pusat Penerangan TNI , Mayjen TNI Muhammad Nas meminta seluruh pihak menahan diri dan menghormati simbol negara. Menurutnya, situasi yang sudah damai di Aceh harus dijaga agar tidak kembali memicu konflik.

Mabes TNI menyayangkan kejadian tersebut, terutama terkait aksi penurunan bendera Merah Putih. Ia mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga masyarakat. 

img_title Prabowo Naikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan: Menjadi Penyemangat Profesionalisme

”Sangat kami sayangkan kejadian itu, TNI menghimbau mari kita menghormati simbol negara dan kepada seluruh pihak agar sama-sama menjaga perdamaian, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik dan mengganggu suasana damai,” sebutnya, di lansir dari VIVA.co.id, Sabtu malam, 14 Agustus 2026.

TNI bersama aparat keamanan dan pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan situasi di Aceh tetap aman dan nyaman setelah kericuhan terjadi.

img_title Gandeng TNI Hingga Tambah Armada, Pertamina Percepat Pendistribusi BBM di Sumatera Utara

”TNI senantiasa berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah, dalam rangka menjaga stabilitas serta kondusifitas wilayah,” tuturnya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas (tengah).

Photo :
  • Musuh Perdamaian/VIVA.

Kericuhan disebut terjadi setelah massa yang datang ke lokasi acara keterlibatan bentrokan dengan petugas gabungan TNI-Polri. Dalam kejadian tersebut, massa melaporkan pelemparan batu, sementara aparat melepaskan tembakan ke udara dan menggunakan gas air mata.

Situasi semula berlangsung dalam suasana peringatan Hari Damai Aceh kemudian berubah menjadi tegang. Sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan akibat aksi pelemparan batu.

Selain itu, berdasarkan informasi yang tersebar dari lokasi, terdapat kendaraan dinas milik aparat TNI yang disebut terbakar dalam kericuhan tersebut.

Mabes TNI menegaskan koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Pesan TNI juga menekankan pentingnya menjaga suasana damai Aceh serta menghormati simbol-simbol negara dalam setiap kegiatan masyarakat.

Artikel ini sudah tayang di VIVA.co.id pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:00 WIB. Judul Artikel : Hari Damai Aceh Berujung Ricuh ! Bendera Merah Putih Diturunkan, TNI Buka Suara. Tautan Artikel : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1921671-hari-damai-aceh-berujung-ricuh-bendera-merah-putih-diturunkan-tni-buka-suara#goog_rewarded

Halaman Selanjutnya
img_title