Gantikan Kayu, KAI Sumut Gunakan 3.131 Bantalan Sintetis yang Tahan Hingga 50 Tahun Lebih

KAI Sumut Gunakan 3.131 Bantalan Sintetis.
Sumber :
  • dok KAI Sumut

Medan, VIVA MedanPT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memantapkan komitmen, dalam pemeliharaan prasarana perkeretaapian yang berkelanjutan melalui penggantian bantalan jembatan berbahan kayu menjadi bantalan sintetis ramah lingkungan. Pada kurun 2022–2026, total sebanyak 3.131 batang bantalan kayu di wilayah Sumatera Utara dialihkan ke material sintetis.

img_title Januari Hingga Juli 2026, KAI Sumut Catat Telah Angkut 194 Ribu Ton Peti Kemas

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa pengalihan penggunaan material ini merupakan langkah konkret KAI dalam mendukung keandalan prasarana sekaligus menjaga kelestarian bumi.

"Selama ini, khususnya pada jembatan kereta api berangka baja, masih menggunakan bantalan dengan material kayu. Seiring dengan semakin terbatasnya pasokan kayu, penggunaan bantalan sintetis ini menjadi solusi inovatif untuk menggantikan bantalan kayu sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan," ucap Anwar, Senin 24 Agustus 2026.

img_title Hemat dan Tepat Waktu, 1,13 Juta Penumpang Manfaatkan KA PSO di Sumut

Penerapan bantalan sintetis di wilayah KAI Divre I Sumatera Utara telah dimulai sejak 2022 secara bertahap. Hingga 2026, akumulasi bantalan sintetis yang terpasang mencapai 3.131 batang. Rinciannya meliputi 200 batang pada 2022, 240 batang pada 2023, 850 batang pada 2024, 913 batang pada 2025, serta target 928 batang pada 2026 yang dijadwalkan rampung seluruhnya sebelum akhir tahun.

Anwar menjelaskan, penggunaan material sintetis pada jembatan memiliki berbagai keunggulan teknis dan lingkungan. Selain memiliki daya peredaman getaran yang setara dengan kayu, material sintetis memiliki masa pakai yang jauh lebih panjang hingga melebihi 50 tahun. Bahan ini juga tahan terhadap kelembapan, cuaca ekstrem, serta paparan bahan kimia seperti tumpahan oli dan solar sehingga tidak mudah lapuk atau rusak.

img_title Libur Panjang HUT Ke-81 RI, KAI Sumut Catat Telah Layani 41.767 Penumpang

Disamping keunggulan struktur, elastisitas bantalan sintetis mampu meredam tingkat kebisingan saat kereta api melintas di atas jembatan. Lebih dari itu, penerapan teknologi ini berdampak langsung pada pengurangan konsumsi kayu.

"Semakin banyak bantalan sintetis yang kita gunakan, semakin banyak pohon yang dapat diselamatkan dari penebangan. Dengannya, ribuan pohon berhasil kita selamatkan. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan KAI untuk mewujudkan bumi yang lebih hijau," tegas Anwar.

Pada 2026, pengerjaan penggantian bantalan difokuskan di 28 lokasi jembatan yang tersebar di sejumlah lintas, seperti Medan–Tanjung Balai, Kisaran–Rantau Prapat, Medan–Binjai, serta Tebing Tinggi–Kisaran.

Halaman Selanjutnya
img_title