Pemprov Sumut Tambah Bonus Atlet PON dan Peparnas 2024 Sebesar Rp10 Miliar

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyerahkan bonus/tali asih kepada atlet dan pelatih berprestasi di PON XXI Aceh-Sumut dan Peparnas XVII Solo 2024.
Sumber :
  • Dok Pemprov Sumut

VIVA Medan - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menambah bonus atlet kontingen Sumut peraih medali beregu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 dan menyamakan jumlah bonus untuk Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024.

Salat Idul Fitri Perdana Sebagai Gubernur Sumatera Utara, Ini Pesan Bobby Nasution

"Tambah (bonus) Rp10 miliar, untuk memberikan semangat dan terus berprestasi," sebut Bobby Nasution kepada wartawan usai Pemberian Bonus atau Tali Asih Atlet dan Pelatih Berprestasi pada penyelenggaraan PON Aceh-Sumut dan Peparnas Solo tahun 2024 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Kota Medan, Selasa 25 Maret 2025.

Sebelumnya, pada acara tersebut, para atlet dan pelatih mengungkapkan aspirasinya agar bonus atlet dan pelatih PON maupun Peparnas dapat ditambah. Selain itu, para atlet juga mengharapkan agar pajak bonus dapat ditanggung oleh pemerintah. Gubernur langsung menjawab harapan para atlet dan pelatih tersebut.

500 Warga Sumut Ikuti Program Mudik Gratis Lebaran Tiba di Belawan Medan

“Hari ini, saya Gubernur Sumatera Utara, keputusan dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menjadi tanggung jawab kami semua, termasuk menjadi tanggung jawab saya sebagai Gubernur Sumatera Utara hari ini,” ujar Bobby, yang hadir bersama Wakil Gubernur Sumut Surya.

Gubernur Sumut, Bobby Nasution menyerahkan bonus atlet PON Sumut 2025.

Photo :
  • BS Putra/VIVA Medan
Jelang Libur Lebaran, Bobby Nasution Periksa Kesiapan Kapal Penyeberangan di Danau Toba

Menurutnya prestasi yang diraih kontingen Sumut pada PON maupun Peparnas sangat membanggakan bagi Sumut. Pada PON 2024, Sumut meraih peringkat 4 nasional. Sementara kontingen Peparnas meraih peringkat lima besar nasional. Sebagai informasi, awalnya untuk medali emas perorangan nilai bonus Rp250 juta, medali perak perorangan Rp125 juta, perunggu perorangan Rp75 juta.

Sementara peraih medali emas, perak, perunggu beregu disesuaikan dengan jumlah anggota regu dalam tim. Sementara itu peraih medali emas perorangan Peparnas Rp150 juta, perak Rp 80 juta, dan perunggu Rp 50 juta. Untuk nilai peraih emas, perak, perunggu beregu pun disesuaikan dengan jumlah anggota di dalam beregu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut Mahfullah Pratama mengungkapkan bonus yang diterima atlet PON Aceh-Sumut disamakan dengan bonus yang diterima atlet Sumut peraih medali pada PON Papua. Disampaikan Mahfullah, pemberian bonus tersebut merupakan salah satu kebijakan prioritas yang harus direalisasikan secepatnya.

Ketua KONI Sumut John Ismadi mengatakan pihaknya akan mengupayakan proses penambahan bonus PON dimaksud dapat dilakukan secepatnya. Pihaknya akan mengajukan penambahan anggaran bonus atlet kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia mengharapkan hal tersebut dapat diselesaikan dalam dua hari.

“Pak Gubernur merasa ini ada kekurangan yang bisa kita bantu kenapa tidak kita bantu, terutama pajak dulu kita tanggung karena terasa sekali,” kata John.