Soal Beras Sintetis Hebohkan Warga di Binjai Sumut, Ini Hasil Uji Laboratorium

Beras bulog yang diduga mengandung plastik atau sintetis.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai mengumumkan hasil uji laboratorium terkait dugaan beras sintetis yang viral di dunia maya hebohkan warga Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut). Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi menyatakan, pihaknya sudah menerima hasil uji laboratorium yang diumumkan Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech di Bogor. 

img_title Bantuan Khusus untuk Kampung Kreatif Sumut Berkah, Pemprov Sumut Siapkan Gelontorkan Anggaran Capai Rp50 Miliar

Ia menegaskan, hasil uji laboratorium negatif. Menurutnya, Polres Binjai menerima tembusan hasil uji analisis laboratorium pada Selasa 24 Oktober 2023.

"Ya kami sudah menerima tembusan hasil uji analisis laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech," kata Zuhatta, Rabu 25 Oktober 2023.

img_title Perkuat Akses Pembiayaan, Menteri UMKM Tambah Kuota KUR Bank Sumut Jadi Rp2 Triliun

Ia menguraikan, Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech menerima sampel beras yang dikirim penyidik Polres Binjai pada 16 Oktober 2023. Lalu dilakukan pengujian dengan berbagai parameter sampai 23 Oktober 2023.

Adapun parameter itu di antaranya, uji fisika terdiri dari uji hancur, uji leleh dan uji terapung. Lalu uji profil plastik yang terdiri dari polyethyleneterephtalate (PET), polypropylene (PP), high density polyethylene (HDPE) dan low density polyethylene (LDPE). 

img_title Cegah TPPO dari Desa, Imigrasi Sumut Bentuk 171 Desa Binaan

"Kesimpulannya berdasarkan hasil pengujian memenuhi standar beras, negatif, tidak mengandung plastik sesuai parameter pengujian tercantum," katanya.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi.

Photo :
  • M Akbar/VIVA Medan

Badan urusan logistik (Bulog) selaku pemilik beras yang diduga sintetis atau mengandung plastik hingga meresahkan masyarakat Kota Binjai, angkat bicara menyoal hal tersebut.

Wakil Pimpinan Cabang Bulog Medan, Matius Prananta Sitepu menyebut, proses pemeriksaan beras impor dari beberapa negara di Asia itu cukup ketat hingga akhirnya mendarat di Indonesia. 

Adapun negara pengirim beras yang tersedia sekarang di Gudang Bulog Cabang Medan yakni, Vietnam, Thailand, India dan Pakistan serta Myanmar. Matius pun menguraikan proses pengiriman beras yang diekspor itu.

"Pertama dari negara pengekspor sendiri, beras itu sebelum naik ke kapal menuju ke Indonesia, sudah melalui pemeriksaan kualitas oleh otoritas pengawas makanan di negara pengirim. Kemudian juga setelah beras sampai di Indonesia, Ada dua badan yang melakukan pemeriksaan," katanya di Balai Kota Binjai, Selasa 10 Oktober 2023.

"Yang pertama Sucofindo yang memeriksa kualitas juga dan kedua balai karentina Kementerian Pertanian. Jadi kalau barang itu hasil ujinya tidak memenuhi, tidak akan bisa dibongkar dan tidak bisa masuk ke gudang kami," sambungnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title