Diduga Jalan Negara Dijual Rp 1,6 Miliar, Ketua DPRD Sumut: Panggil Bupati Deliserdang

Warga protes Jalan Pertahanan I Dusun II Desa Muliorejo dijual.
Sumber :
  • BS Putra/MEDAN VIVA

VIVA Medan - Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting menyoroti dugaan penjualan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, berupa Jalan Persatuan I, Dusun II, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, kepada pihak swasta, PT Latexindo, senilai Rp 1,6 miliar.

img_title Sempat Mangkir Panggilan Pertama, Pemilik Akun @alehhh22 Jalani Pemeriksa di Polda Sumut Terkait Tawaran Rp 80 Juta

Politisi senior PDI Perjuangan itu, menjelaskan penjualan aset negara harus melalui prosedur, yang ada. Tidak serta-merta dengan mudah menjual tanpa melalui peraturan, termasuk persetujuan dari masyarakat.

"Kalau itu, jalan desa, semua aparat desa dan masyarakat diundang dulu oleh Pemerintah Daerah, Camat dan maupun Lurah (Kepala Desa) dan dibawakan ke tingkat Bupati," ucap Baskami kepada wartawan, Minggu 11 Juni 2023.

img_title Kronologi Penangkapan Seleb TikTok di Medan, Usai Unggah Konten Diduga Penistaan Agama

Kemudian, Baskami menjelaskan setelah warga setuju jalan itu dijual. Selanjutnya, di bawa ke DPRD Deli Serdang, untuk dilakukan Paripuran, untuk penghapusan aset negara berupa jalan tersebut.

"Kalau mereka (masyarakat) setuju, itu harus di Paripurna kan. Untuk melepaskan aset, uangnya masuk ke Kas daerah, dan digunakan untuk apa?. Tidak sewenang-wenangnya dan prosedur," jelas Baskami.

img_title Buntut Manipulasi Takaran BBM, Pertamina Sumbagut Hentikan Pendistribusian BBM ke SPBU 14.206.190 Sergai

Baskami mengatakan pihaknya akan menyurati Pemkab Deli Serdang dan pemanggilan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan untuk dimintai klarifikasi terkait penjualan jalan itu.

"DPRD Sumut akan menyurati Bupati dan panggil Bupati, bisa terlaksana ini (penjualan jalan itu). Harus dilaksanakan (pemanggilan Bupati Deli Serdang)," kata Baskami.

Sebelumnya, Koordinator Aliansi Masyarakat Penyelamat Aset Sumatera Utara (AMPS), Johan Merdeka selaku pihak advokasi masyarakat. Ia mengatakan pihaknya menerima keluhan masyarakat. Berawal dari rencana penutupan Jalan Persatuan I, dilakukan pihak Latexindo.

"Jalan itu, sudah digunakan warga berpuluh-puluh tahun. Berawal dari situ, ketika kita tanya. Apa dasar mereka (perusahaan) hendak melakukan penutupan jalan itu. (katanya) berdasarkan surat SK Camat dimiliki PT Latexindo," kata Johan saat dikonfirmasi VIVA.

Aset Pemkab Jalan Persatuan I Dusun II Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang yang diduga dijual.

Photo :
  • BS Putra/MEDAN VIVA

Johan mengungkapkan warga sekitar meminta klarifikasi Pemkab Deli Serdang dan pihak Kecamatan Sunggal. Namun, tidak mendapatkan klarifikasi yang jelas terkait penjualan jalan tersebut.

"Apakah kemudian, melakukan pelaporan penutupan jalan itu, lalu mereka sudah mereka ajukan kepada bapak Deli Serdang dan bapak Camat. Namun, tidak direspon," ucap Johan.

Halaman Selanjutnya
img_title