Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Mahasiswi UIN Sumut, Ustaz di Medan Dipolisikan

IY yang merupakan ayah kandung korban.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Seorang ustaz berinisial AHA dilaporkan ke polisi atas dugaan kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara berinisial NA. AHA diketahui pernah tampil di televisi swasta nasional dalam acara dakwah.

img_title Catat! Polda Sumut Gelar Operasi Patuh Toba 2026 hingga 8 November, Ini Sasaran Utamanya

Dugaan kekerasan seksual itu telah dilaporkan ke Polda Sumut dengan laporan polisi nomor LP/B/637/IV/2025/SPKT/Polda Sumut pada 29 April 2025. Menurut keterangan ayah korban, IY, kasus dugaan kekerasan seksual itu terjadi pada Rabu 9 April 2025 di salah satu penginapan Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

"Anak saya dengan AHA saling mengenal karena dia merupakan ustaz atau pendakwah sewaktu di kampung halaman yaitu Kabupaten Batubara," kata IY, Selasa (29/4).

img_title Curangi Takaran BBM, Polda Sumut Tetapkan Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Sebagai Tersangka

Kemudian, pertemuan antara keduanya pertama kali pada Februari 2025. Saat itu AHA mengajak NA untuk bertemu di salah satu kafe tak jauh dari UIN Sumut. Modus yang digunakan AHA untuk bertemu yaitu membahas ilmu kitab kuning.

"Anak saya kembali diajak bertemu. AHA menjemput anak saya di indekosnya. Lalu, anak saya diajak keliling naik mobil. AHA sempat berhenti membeli makan. Setelah itu anak saya dipaksa minum dan makan. Lalu, anak saya setengah sadar saat itu," ujar IY.

img_title Polda Sumut Tangkap 6 Tersangka Penyelewengan BBM, Modusnya: Mobil Modifikasi hingga Kurangi Takaran SPBU

Selanjutnya, AHA membawa NA ke salah satu penginapan. Kemudian, AHA melakukan aksi kekerasan seksual terhadap NA.

"Anak saya yang tidak terima atas perbuatan AHA meminta pulang. Setelah kejadian itu AHA mengajak bertemu anak saya lagi, tapi ditolak," ungkap IY.

Dugaan kasus kekerasan seksual itu terungkap usai NA menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kerabatnya yakni SZ. Lalu, SZ mengadukan perbuatan AHA kepada orang tua NA.

"Kami meminta agar AHA segera ditangkap," tandas IY.