Anggota DPRD Sumut Gagal Terbang, Usai Cekcok dengan Pramugari yang Viral di Medsos

Anggota DPRD Sumut, Megawati Zebua.
Sumber :
  • BS Putra/VIVA Medan

VIVA Medan - Usai cekcok mulut dengan pramugari di dalam pesawat Wings Air, berakhir dengan viral di media sosial. Anggota DPRD Sumut, Megawati Zebua mengaku gagal terbang, usai dimintai keterangan dan klarifikasi oleh pihak keamanan Bandara Binaka, Kota Gunungsitoli.

img_title Selebgram Jully Yandi Saputra, Sosok 'Mak-mak Aceh' dari Desa Kini Sukses Jadi Bos UMKM

"Tidak bisa ikut penerbangan karena saya, keamanan Bandara untuk mengajak membicarakan apa yang terjadi. Pada saat itu juga, saya sampaikan ngapain lagi, kan sudah selesai. Kita harus turun membicarakan itu, saya sudah bilang ada kursi kosong, saya diminta turun untuk membicarakan itu semua," kata Megawati kepada wartawan, di Gedung DPRD Sumut, Kota Medan, Selasa 15 April 2025.

Pasca kejadian itu, Megawati mengungkapkan sudah berkomunikasi dengan pihak maskapai Wings Air, untuk menyelesaikan peristiwa tersebut, dengan saling memaafkan kedua belah pihak. "Sudah ada komunikasi dengan Wings Air dan saling memaafkan. Biar ini, menjadi pembelajaran bagi kita semua. Para penumpang, para pramugari, dan orang-orang di Bandara," sebut politisi perempuan dari Fraksi Golkar DPRD Sumut itu.

img_title Viral! Begal Penumpang Angkot Morina 81, Polda Sumut Buru Pelaku Sampai ke Jambi

Megawati menambahkan keberadaan dirinya di Nias, karena menjalani tugas dan juga ada acara keluarga. Megawati juga menjelaskan tidak ada mencekik atau mendorong pramugari Wings Air dari dari Bandara Binaka, Kota Gunungsitoli menuju Bandara Kualanamu International Airport, Kabupaten Deliserdang, Minggu 13 April 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.

"Tidak ada saya mencekik orang, saya hanya menyuruh pramugarinya bergeser, supaya penumpang yang lain bisa masuk," sebut Megawati.

img_title Salahkan Jawaban Peserta yang Benar, MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat di Kalbar

Oknum anggota DPRD Sumut saat cekcok dengan pramugari

Photo :
  • Tangkapan layar/VIVA Medan

Politisi perempuan dari Fraksi Golkar DPRD Sumut itu, menjelaskan bahwa dirinya membantu seorang penumpang yang sudah tua, yang akan terbang ke Padang. Namun, transit di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang dari Bandara Binaka.

"Saat itu, saya hanya membantu seorang bapak tua, tidak barangnya dibagasikan akan transit ke Padang. Karena, menunggu bagasi itu, 1 jam kan. Bisa tidak kedapatan pesawat dia kan. Bakal hangus tiketnya, saya minta tolong sama pramugari," jelas Megawati.

Megawati mengungkapkan koper yang dimaksud, bukan miliknya. Karena koper miliknya sudah masuk dalam bagasi pesawat. "Koper saya sudah masuk dalam bagasi, tidak ada koper saya masuk ke dalam (kabin). Masalahnya, dengan bapak tua ini," kata Megawati.

Halaman Selanjutnya
img_title