360 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Sumut Terbang ke Tanah Suci, Sore Ini

Calon jemaah haji Deliserdang saat menjalani bimbingan manasik haji 1446 M/2025 H.
Sumber :
  • Dok Kemenag Sumut

VIVA Medan - Sebanyak 360 calon jamah haji, kelompok terbang (kloter) pertama Asal Sumut, dijadwalkan terbang ke tanah suci, Arab Saudi dan bakal dilepas langsung oleh Wakil Menteri Agama RI, Romo H.R. Muhammad Syafi'i, Jumat 2 Mei 2025.

img_title Bandara Kualanamu Siapkan Berbagai Kegiatan HUT ke-81 RI, dari Parade Kebudayaan Hingga Simfoni Nusantara

Plh. Director of Operation & Services of PT Angkasa Pura Aviasi, Haris mengungkapkan calon jemaah kloter pertama embarkasi Medan tersebut, berasal dari Kota Padangsidimpuan, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Barat, Kabupaten Toba, dan Kabupaten Nias Selatan.

"Keberangkatan kloter 1 sebanyak 360 calon jemaah Haji, menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA 3101 (jadwal penerbangan) pukul 16.00 WIB," sebut Haris.

img_title Transformasi Ekosistem Haji, Sinergi BPKH dan Bank Muamalat Hadirkan Layanan Integrasi Digital yang Cepat dan Aman

Sedangkan, PT Angkasa Pura Aviasi sebagai pengelola Bandara Kualanamu International Airport, di Kabupaten Deliserdang, siap memberikan pelayanan dan kelancaran dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025.

Haris mengatakan pelayanan akan dilakukan sejak di Asrama Haji hingga persiapan penerbangan di Bandara Kualanamu tujuan Arab Saudi. Dengan jadwal penerbangan di Bandara Kualanamu International Airport, dimulai 2 Mei hingga 31 Mei 2025, terbagi dalam 24 kloter.

img_title Konektivitas Sumut Makin Kuat, Rute Penerbangan Kualanamu–Mandailing Natal Resmi Beroperasi

"Dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Bandara Udara International Kualanamu akan melayani 8.328 orang calon jemaah haji asal Sumatera Utara yang terbagi ke dalam 24 kloter," ucap Haris.

Pesawat Garuda Indonesia salah satu, armada digunakan untuk penerbangan penyelenggaraan haji 2025, di Bandara Kualanamu.

Photo :
  • Dok Bandara Kualanamu

Haris menjelaskan selain itu, pihaknya memberikan prioritas pelayanan, termasuk fasilitas bagi jemaah haji berkebutuhan khusus serta memaksimalkan, sistem keselamatan dan keamanan di bandar udara serta di Asrama Haji.

"Bandar udara internasional kualanamu (KNO) juga akan melayani teknikal landing phase 1 keberangkatan penerbangan haji, dari embarkasi lain total sebanyak 232 penerbangan. Dari maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia," jelas Haris.

Haris mengungkapkan dalam pengamanan dalam musim haji tahun ini, Bandara Kualanamu telah menyiagakan 739 orang personel gabungan dari PT Angkasa Pura Aviasi dan TNI/Polri. “Kami sangat mendukung penuh kelancaran operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, di KNO (Kualanamu) dengan memastikan pemeriksaan keamanan jemaah haji dan barang sesuai dengan prosedur dengan memaksimalkan fasilitas dan mengoptimalkan personel yang tersedia," jelas Haris.

Untuk kesiapan dalam koordinasi dan komunikasi selama berlangsungnya operasional penyelenggaraan ibadah haji, bandar udara internasional kualanamu telah menyampaikan contact person kepada Dirjen Hubud. Dalam hal ini juga akan melaporkan peristiwa-peristiwa penting termasuk incident dan accident kepada Dirjen Hubud, para Direktur DJU dan Ka Otban.

Halaman Selanjutnya
img_title