Hadapi Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Sumut Terima Masukan Berbagai Elemen

Ketua Bawaslu Sumut, M Aswin Diapari Lubis didampingi Koordinator Divisi Hukum dan Diklat, Payung Harahap.
Sumber :
  • Dok Bawaslu Sumut

VIVA Medan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) tengah bersiap menghadapi Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung 27 November 2024. Persiapan tersebut, Bawaslu Sumut menerima beragam masukan dari para pemangku kepentingan soal pengawasan yang lebih baik untuk Pilkada Serentak 2024 mendatang.

img_title PFI dan Jurnalis Medan Gelar Doa Bersama untuk Lima Pewarta Foto yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Masukan tersebut dari diskusi Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024 dan Strategi Pengawasan Pilkada Serentak 2024 Bersama Stakeholder yang diinisiasi Bawaslu Sumut di Grand Antares Hotel Jalan Sisingamangaraja Raja, Medan, Jumat 5 April 2024.

Ketua Bawaslu Sumut, M Aswin Diapari Lubis didampingi Koordinator Divisi Hukum dan Diklat, Payung Harahap. Adapun pemateri tunggal dalam diskusi yang dimoderatori staf Bawaslu Sumut, Edward Bangun tersebut, yakni eks Komisioner Bawaslu Sumut, Henry Simon Sitinjak. Hadir dari kalangan insan pers, relawan pemantau pemilu, alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif atau SKPP, serta organisasi kemasyarakatan yang ada di Sumut.

img_title 5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Begini Kronologinya dan Jejak Terakhir

Ketua Bawaslu Sumut, M Aswin Diapari Lubis, dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan diskusi, menyampaikan agar kesalahan maupun kekurangan yang terjadi selama Pemilu 2024 kemarin tidak kembali terulang pada Pilkada Serentak 2024 nanti.

Evaluasi Pengawasan Pemilu 2024 dan Strategi Pengawasan Pilkada Serentak 2024.

Photo :
  • Dok Bawaslu Sumut

img_title Turnamen Catur SIWO PWI Sumut-STOK Bina Guna Dimulai, Ajang Bibit Masa Depan Catur Sumut

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk ikut partisipatif dalam pengawasan, sehingga demokrasi di negara ini bisa berjalan dengan jujur tanpa ada kecurangan.

“Semoga kegiatan yang kita laksanakan kali ini bisa menambah masukan bagi Bawaslu Sumut demi terciptanya Pemilu yang bersih,“ katanya. 

Ia memberikan contoh tentang adanya kesalahan pada saat penghitungan suara yang menggunakan alat penghapus tipe-x. 

"Pada Pilpres dan Pileg kemarin banyak sekali salah catat dan diperbaiki dengan cara di tipe x ketika penghitungan di tempat pemungutan suara. Kita berharap jika ada kesalahan penulisan hendaknya jangan dihapus dengan tipe-x akan tetapi dicoret saja dan diganti dengan yang benar disertai dengan tandatangan/paraf dari petugasnya,“ ungkapnya.

Secara pribadi, dirinya mengaku peran jurnalis atau mass media begitu penting dalam menunjang kinerja Bawaslu Sumut, serta mengedukasi masyarakat untuk sama-sama melakukan pengawasan Pemilu dan Pilkada. Diakui dia bahwa tidak antikritik melainkan diharapkan antara judul dan isi berita kiranya sinkron sesuai fakta maupun data yang diperoleh media. 

Halaman Selanjutnya
img_title