Propam Polda Sumut Patsus 4 Oknum Polisi Peras Transpuan Rp50 Juta

2 transpuan dipanggil Propam Polda Sumut terkait laporan oknum polisi yang memeras keduanya.
Sumber :
  • BS Putra/MEDAN VIVA

VIVA Medan - Empat oknum polisi diduga melakukan pemerasan terhadap dua orang transpuan sebesar Rp 50 juta, dilakukan penahanan tempat khusus (Patsus) oleh penyidik Bidang Propam Polda Sumut.

img_title Curangi Takaran BBM, Polda Sumut Tetapkan Manajer dan Supervisor SPBU di Sergai Sebagai Tersangka

Korban sendiri masing-masing bernama, Kamaluddin alias Deca dan Rianto alias Fury. Sedangkan, empat oknum polisi di Patsus itu. Salah satunya perwira polisi berinisial Ipda PG.

"Sudah dipatsus (kurung) selama lima hari di Bidang Propam," ucap Kepala Bidang Propam Polda Sumut, Kombes Pol. Dudung kepada wartawan, di Mako Polda Sumut, Jumat 7 Juli 2023.

img_title Polda Sumut Tangkap 6 Tersangka Penyelewengan BBM, Modusnya: Mobil Modifikasi hingga Kurangi Takaran SPBU

Dalam penyidikan kasus tersebut, Dudung mengatakan empat oknum polisi itu diduga yang melakukan pemerasan terhadap dua transpuan tersebut.

"Masih lakukan pemeriksaan. Sementara baru 4 personel itu saja. Termasuk perwira berpangkat Ipda," jelas Dudung.

img_title Demi Lindungi Generasi Muda, Gubernur Sumut Ajak Rumah Ibadah Bersinergi dalam Perangi Narkoba

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Pol. Sumaryono menjelaskan kalau penyidiknya belum melakukan pemeriksaan terhadap empat oknum polisi itu.

"Masih korbannya saja yang kita periksa," ujar dia.

Sumaryono pun mengaku  secepatnya penyidik memeriksa keempat oknum itu.

"Secepatnya akan kita periksa," tutur Sumaryono.

Korban mengaku diperas oknum perwira polisi

Photo :
  • BS Putra/MEDAN VIVA

Kasus ini, berdasarkan surat laporan nomor STTLP/B/758/VI/2023/SPKT/Polda Sumut, alasan keduanya membuat laporan karena diamankan oleh sejumlah oknum Polda Sumut. Tepatnya pada 19 Juni 2023. Besok harinya tanggal 20, kedua diduga diperas oleh delapan oknum polisi.

Diberitakan sebelumnya, Deca mengungkapkan kronologi kasus dialaminya, berawal Senin malam, 19 Juni 2023. Dia mendapatkan pesan melalui WhatsApp, dari seorang laki-laki dengan akun WhatsApp, bernama Hans mengajak kencan dengan berhubungan badan. Deca dan Hans membuat janji bertemu di hotel di kawasan Jalan Ringroad, Kota Medan, pada malam itu, sekitar pukul 19.00 WIB.

"Jadi di jam 19.11 WIB, aku dapat WhatsApp dibilang lu bisa open BO ST katanya, aku bilang bisa. Dia tanya tarif berapa terus," kata Deca kepada wartawan di Kantor LBH Medan, Jumat 23 Juni 2023.

Namun, Hans meminta layanan treesome dengan harga disepakati Rp 700 ribu per orang. Deca diminta mencarikan temannya satu lagi, untuk melakukan berhubungan seks bertiga.

"Dia nanya teman, aku bilang nggak ada teman. Kalau mau aku tanya berapa biaya buat aku carikan, lalu aku kasih ke teman aku sebelum," jelas Deca.

Halaman Selanjutnya
img_title