Kolaborasi Pemprov Sumut dan BPS, Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan–Sumatera Utara (Sumut) tengah mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal Anjungan Satu Data Daerah (PASADA). Program ini, merupakan kolaborasi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut.
Data tersebut, diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam pengambilan keputusan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Hal itu, diungkapkan oleh Kepala BPS Sumut Asim Saputra dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis 12 Maret 2026.
“Kami bersama Dinas Kominfo sudah mengembangkan portal www.pasada.sumutprov.go.id. Portal ini mengintegrasikan dan menyatukan semua data, termasuk kondisi bencana yang sudah ditampilkan dan bisa diakses melalui dashboard kebencanaan di portal ini,” ucap Asim Saputra.
Asim Saputra mengatakan bahwa portal tersebut tidak hanya memuat data BPS, tetapi juga menggabungkan berbagai data dari dinas, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan. Seluruh data telah ditransformasikan agar lebih menarik dan mudah diakses oleh pengguna layanan.
“Untuk data bencana ini, sangat penting agar kita bisa memastikan kalau pada saat bencana kita sudah siap untuk mengecek infrastruktur yang rusak, sekolah yang roboh dan sebagainya. Sehingga data ini sangat mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang terjadi di Sumut,” kata Asim.
Kepala BPS Sumut, Asim Saputra (tengah).
- dok Pemprov Sumut
Menurutnya, BPS Sumut berkomitmen memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Sumut dalam merancang pembangunan berbasis data. Karena itu, portal PASADA dibangun untuk mengintegrasikan berbagai sumber data sehingga dapat memperkuat pengelolaan data secara terpadu, akurat, dan real time, terutama terkait ketersediaan data kebencanaan guna meningkatkan kecepatan respons serta efektivitas penanganan bencana di Sumut.
Portal ini tidak hanya memuat data dampak bencana terbaru di Sumut, tetapi juga menyajikan data dampak bencana periode 2020–2023. Data yang tersedia meliputi jumlah korban, kerusakan infrastruktur seperti rumah, lahan pertanian, ternak, hingga fasilitas umum. Portal tersebut terbuka dan dapat diakses oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, swasta, akademisi, hingga media.