Kolaborasi Pemprov Sumut dan BPS, Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Selain itu, BPS Sumut juga telah melakukan pemetaan terhadap UMKM yang terdampak bencana melalui ground check saat pendataan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Kami juga sudah mentracking bangunan usaha yang rusak, yang masih beroperasi ataupun yang sudah tidak ada. Semua sudah kami kunjungi saat ground check di daerah bencana seperti Tapteng dan Tapsel. Data ini nantinya akan kami jadikan pedoman untuk sensus ekonomi 2026,” jelas Asim.
Selain data tunggal kebencanaan, portal PASADA juga mengembangkan dashboard data pengguna narkoba di Sumut.
“Dashboardnya sudah kita kembangkan, di mana sumber datanya nanti dari pihak keamanan seperti Babinsa dan Babinkamtibmas yang mengetahui persis bagaimana korban narkoba dengan mapping di wilayah desa. Jadi tools-nya disiapkan BPS, operasionalnya nanti oleh BNN provinsi,” kata Asim.
Ia berharap melalui portal tersebut seluruh data penting dapat terintegrasi sehingga dapat dianalisis untuk kebutuhan perencanaan pembangunan Sumut yang berbasis data.
“Portal ini menjadi sistem terintegrasi yang memungkinkan perangkat daerah Provinsi Sumatera Utara mengelola dan mempublikasikan data, sehingga data dapat diakses secara terbuka dalam berbagai visualisasi yang menarik,” jelasnya.