Danau Toba Rally 2023 Sukses, Menparekraf Dorong Persiapkan Gelar WRC 2025
- Istimewa/VIVA Medan
VIVA Medan - Pagelaran Grand Final APRC Danau Toba Rally 2023 yang usai digelar, diapresiasi tinggi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Kemenparekraf pun mendorong untuk mempersiapkan diri menggelar World Rally Championship (WRC) 2025.
Sandiaga menuturkan, pihaknya mengapresiasi penyelenggaraan seperti Grand Final APRC Danau Toba Rally 2023 sebagai pendongkrak destinasi super prioritas itu lebih dikenal dunia. Katanya, perkuat ekosistem event di Danau Toba sebagai destinasi super prioritas yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo.
“Tentunya ini bagian dari sport tourism yang harus kita tingkatkan agar bisa membawa wisatawan yang berkualitas berkelanjutan di Danau Toba dan Sumatera Utara,” tutur Sandiaga saat menyambangi paddock Grand Final APRC Danau Toba Rally 2023 di TPL Aek Nauli, Kabupaten Simalungun, yang dikutip VIVA Medan Selasa 28 November 2023.
Sandiaga menjelaskan balapan ini menjadi ajang reli papan atas di level Asia Pasifik yang diselenggarakan oleh IMI (Ikatan Motor Indonesia) bersama Federation Internationale de l'Automobile (FIA). APRC 2023 di Danau Toba juga merupakan rangkaian untuk menuju penyelenggaraan event rally internasional World Rally Championship (WRC) 2025.
“Saya mengapresiasi APRC ini yang diharapkan akan menjadi nilai lebih bagi Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Terlebih pada tahun 2025, salah satu seri reli dunia WRC juga akan digelar di sini,” ujarnya.
Pereli Rifat Sungkar/Ben Searcy juara Grand Final APRC Danau Toba Rally 2023.
- Istimewa/VIVA Medan
Menparekraf juga mendukung kegiatan seperti ini dimana salah satu pemikirannya adalah melibatkan In Journey sebagai penyelenggara dengan penugasan.
“Event tingkat dunia ini bisa melengkapi event-event yang sudah ada seperti F1 Powerboat dan Aquabike Jetski sehingga dampaknya akan banyak dirasakan oleh masyarakat terutama dalam meningkatkan jumlah wisatawan serta membuka lapangan kerja khususnya di sekitar Danau Toba,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, mantan Wakil Gubernur Sumatra Utara periode 2018-2023 Musa Rajekshah menjelaskan pihaknya menjadi penyelenggara event ini bukan semata untuk tujuan menyalurkan hobi bagi para pembalap saja. Namun juga sebagai instrumen untuk mendatangkan keuntungan ekonomi bagi daerah bahkan negeri ini.
"Karena kalau ada kejuaraan dunia otomatis akan berdampak ekonomi, terlebih Danau Toba masuk ke dalam destinasi super prioritas. Banyaknya peserta asing yang ikut dalam kejuaraan dunia WRC ke depan. Kita berharap pelaksanaan rally di sini tapi banyak juga wisatawan yang melanjutkan perjalanan ke destinasi-destinasi sekitar Danau Toba yang nanti kita promosikan seperti Samosir saja,” ujarnya.