Dorong Pemberdayaan Komunitas Lokal, Pemkab Deliserdang Sambut Program MBG

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan saat sosialisasi pemberdayaan masyarakat dalam program MBG.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat selain dari yang menjadi tujuannya tehradap anak-anak dan ibu hami untuk menciptakan generasi berkualitas.

img_title MBG Sejumlah Sekolah Disetop Sementara Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Hal ini diungkapkan dalam sosialisasi MBG yang dihadiri Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan bersama Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN) Teuku Syahdana di Balai Desa Pematang Biara Rabu, 18 Juni 2025.

Tenaga Ahli Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Teuku Syahdana menyampaikan bahwa langkah ini adalah akselerasi implementasi MBG dan potensi meningkatkan eonomi lokal di Deli Serdang.

img_title 707 Pelajar dan Guru di Semarang Keracunan MBG, BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi

“Sebagai kabupaten terbesar kedua setelah Kota Medan dengan sekitar 2,08 juta penduduk, Deli Serdang memiliki 307.000 anak sekolah setingkat SD dan SMP,” ucapnya. 

Lebih lanjut, Tengku Syahdana juga menjelaskan bahwa program MBG akan membuka peluang ekonomi yang masif bagi masyarakat khususnya di sektor kewirausahaan melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan koperasi desa. 

img_title Pemerintah akan Sebar 13 Ribu Titik SPPG, Daerah Stunting Prioritas

Menanggapi hal tersebut, Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang revolusioner di bawah arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

"Program ini bukan sekadar membagikan makanan bergizi kepada anak sekolah, melainkan merupakan sinergi hulu ke hilir yang melibatkan pemberdayaan masyarakat, penyediaan lapangan kerja, dan peningkatan ekonomi lokal," ujar Asri Ludin Tambunan. 

Asri Ludin Tambunan juga menyampaikan bahwa saat ini Deli Serdang baru memiliki 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif, serta 11 SPPG lain yang sudah terdaftar namun belum beroperasi.

"Kami sangat berharap dengan kehadiran BGN menjadi momentum besar bagi masyarakat Deli Serdang agar SPPG yang baru dapat segera diaktifkan, sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat lokal," tutur Bupati. 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sendiri telah menyiapkan 3 lahan milik pemda yang siap dipinjam pakaikan untuk pembangunan SPPG, sesuai arahan BGN dan Kementerian Dalam Negeri. Bupati juga berharap BGN dapat memberikan panduan koordinasi untuk mempercepat pembangunan dan pengaktifan SPPG demi melayani seluruh anak sekolah di Deli Serdang.

Program MBG tentunya akan membutuhkan penguatan ataupun kolaborasi lintas sektor dari pihak-pihak terkait. Pemerintah daerah memiliki pemahaman yang sama dan komitmen kuat dalam implementasi program MBG mengingat gizi adalah urusan bersama yang harus dibenahi. Koordinasi antara BGN, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota diharapkan akan saling bersinergi demi kelancaran program MBG. 

Halaman Selanjutnya
img_title