Edy Rahmayadi Ingin Ciptakan Pendidikan yang Berkualitas dan Unggul di Sumut

Acara Nongki Bareng Edy di Pematang Siantar.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan – Ratusan orang dari berbagai kalangan masyarakat mulai dari tokoh agama dan lintas generasi berkumpul menggelar '’Nongki Bareng Edy Rahmayadi” yang berlangsung di DL Kafe, Jalan Maluku Atas, Kota Pematang Siantar, Sabtu 7 September 2024.

img_title Sambut Kepulangan Orangutan Sumatera dari India di Bandara Kualanamu, Raja Juli: Kita Berbangga Hati dan Senang Sekali

Kegiatan ini dihadiri bakal calon Gubernur Sumut  Edy Rahmayadi, bakal calon Wali Kota Pematang Siantar Yan Santoso Purba, Ketua Bappilu DPD PDIP Sumut sekaligus anggota DPRD Sumut Mangapul Purba, mantan anggota DPRD Sumut dari PDIP Sutrisno Pangaribuan, dan sejumlah pengurus DPD PDIP Sumut serta Pematang Siantar.

Edy mengatakan acara yang digagas oleh Kristian Silitonga itu bertujuan untuk berdiskusi dengan orang-orang yang menentang mantan Pangkostrad tersebut secara kepemimpinan.

img_title Resmikan Diler ke-82, Komplitnya Chery ADS Gatsu Medan Perkuat Layanan 3S di Sumut

"Ke depannya mau datang (orang-orang) yang menentang saya kok sok kali kau. Tinggal sok ini yang aku punya. Toh kalian bakal pilih aku. Kita berdebat, orang-orang real. Orang-orang yang takut sama Tuhan," ucap Edy. 

Edy mengungkapkan alasan berdiskusi hingga berdebat dengan orang-orang menentangnya agar terbuka suatu gagasan, ide, dan inovasi untuk membangun Sumut ke depannya lebih baik apabila terpilih menjadi Gubernur Sumut periode 2025-2030.

img_title Sumut Juara Umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Sumatera 2026, Bukti Regenerasi Masa Depan

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga mengajak masyarakat untuk mengoreksi dirinya dengan cara kepemimpinanya agar Sumut ini lebih berkembang dan maju ke depannya.

"Tolong koreksi apa yang (bisa diperbaiki) di Sumut. Intinya pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, peternakan, dan  peristiwa super prioritas di Danau Toba," kata Edy.

Edy mengatakan bahwa dirinya sangat konsentrasi dalam kepemimpinannya dengan meningkatkan kualitas pendidikan di Sumut, termasuk Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun.

"Tadi yang tanya kalau terpilih lagi apa yang mau dilakukan untuk Siantar dan Simalungun ini nantinya? Saya menginginkan Siantar jadi kota pendidikan," sebut Edy.

Edy menyatakan di Sumut terus mendorong perkembangan infrastruktur pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) atau guru berkualitas.

"Kami bangun infrastruktur pendidikan dan SDM berkualitas. Saya tidak mau janji. Nanti janji kosong pula," jelas Edy.

Untuk diketahui, di era kepemimpinan Edy menjabat Gubernur Sumut periode 2018-2023 honor guru honorer dari Rp40 ribu menjadi Rp 90 ribu per jam. Kemudian, ribuan guru honorer di Sumut diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Halaman Selanjutnya
img_title