Penerapan Tata Kelola Yang Baik, Perbarindo Sumut Gelar Pelatihan Audit Berbasis Risiko

Perbarindo Sumut gelar pelatihan audit berbasis risiko.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - DPD Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Pelatihan Audit Berbasis Resiko kepada insan BPR/BPRS, di Hotel Grand Central Premier, Jalan Merak Jingga, Kamis kemarin, 16 Mei 2024.

img_title Pegadaian Ajak Gen Z Mandiri Finansial, Modal Rp10 Ribu Investasi Emas dari Tring!

Kegiatan pelatihan ini dibuka langsung oleh Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Provinsi Sumut, Wan Nuzul Fachri. Dalam sambutannya, Wan Nuzul menilai, program kerja Perbarindo ini dilaksanakan dalam rangka efektivitas pengendalian resiko dan penerapan tata kelola yang baik.

Menurut Wan Nuzul, BPR/BPRS sudah semestinya responsif atas perkembangan industri BPR/BPRS yang dinamis dan menuntut agar tetap sustain dalam operasionalnya dan harus diiringi penguatan pada aspek manajemen risiko.

img_title Kolaborasi dengan OJK, Asuransi Astra Perkuat Kepercayaan Pelanggan Lewat Literasi Pelindungan Konsumen

"Risiko digunakan oleh auditor dan manajemen untuk menyatakan perhatian mereka tentang dampak yang mungkin terjadi atas lingkungan yang penuh dengan ketidakpastian," kata Wan Nuzul, dalam keterangannya, Jumat 17 Mei 2024.

Wan Nuzul berharap dengan digelarnya pelatihan ini dapat mengurangi suprising event yang negatif antara fraud dan risiko likuiditas serta risiko operasional akibat lemahnya manajemen risiko yang tentunya berdampak pada kinerja BPR/BPRS.

img_title Gubernur Bobby Nasution Ajak OJK Perkuat Sektor Keuangan Syariah dan Industri Halal di Sumut

"OJK menyambut baik atas kesadaran BPR/BPRS dalam menerapkan metodologi audit yang dapat dijalankan oleh auditor intern dalam pelaksanan auditnya," sebut Wan.

Wan Nuzul menambahkan, seiring dengan perkembangan teknologi data dan analitis, auditor internal diharapkan dapat melihat persoalan ini dan menjadikan sebagai early warning system bagi perusahaan dan manajemen.

"Kami berharap BPR/BPRS dapat lebih tumbuh lagi di tahun 2024, terutama BPR/BPRS dibawah pengawasan OJK Sumut," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Perbarindo Sumut, Hardey Sabar Silaban menyampaikan, bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama satu hari dan menghadirkan narasumber Ir.Zinsari, M.M, MBA dari Pengurus DPP Perbarindo.

"Pelatihan kali ini diikuti oleh 34 BPR, terdiri dari 32 BPR dari Sumut, dan sisanya dari BPR Aceh dan Riau. Dan pesertanya sebanyak 53 orang," kata Herdey.

Dari yang 53 ada 8 peserta Direksi dan sisanya Pejabat Eksekutif, ujar Hisar Sitanggang selaku KaBiro Pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris Perbarindo Sumut, Mery Sulianty Sitanggang mengatakan bahwa konsep audit berbasis risiko bertujuan untuk menguji efektifitas pengendalian risiko dan penerapan tata kelola.

Halaman Selanjutnya
img_title