Gubernur Bobby Nasution Ajak OJK Perkuat Sektor Keuangan Syariah dan Industri Halal di Sumut

Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Medan, VIVA MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meminta Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Sumut terus mendorong penguatan industri halal melalui sektor jasa keuangan berbasis syariah . OJK juga diminta mengklasifikasi kebutuhan pengembangan ekonomi di setiap kabupaten/kota sesuai karakteristik dan potensi daerah.

img_title Haornas ke-43, Bobby Nasution: Juara Lahir dari Budaya, Ekosistem Olahraga Sumut Harus Dibangun

Hal itu, disampaikan Gubernur Sumut , Muhammad Bobby Afif Nasution saat menghadiri Pengukuhan Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito, menggantikan pejabat sebelumnya Khoirul Muttaqien, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Jumat 31 Juli 2026. 

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI, Hernawan Bekti Sasongko, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, para Bupati/Walikota, serta sejumlah pejabat.

img_title Dua Siswi Diduga Korban Keracunan MBG di Karo ke Dirujuk RSCM Jakarta, Bobby Nasution: Ini Menjadi Perhatian Kita

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menyampaikan OJK sebagai lembaga independen yang memiliki peran penting sebagai penyeimbang. OJK memiliki fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, meliputi perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan sektor lainnya.

“Kami berharap OJK bisa melihat persoalan di setiap daerah dengan cara berbeda sesuai kekhasan masing-masing. Misalnya kondisi bencana yang terjadi dan meninggalkan persoalan mendalam bagi masyarakat. Bagaimana kita bisa memberikan kemudahan (urusan pinjaman) kepada warga yang menjadi korban, karena hidup mereka masih berat,” jelas Bobby Nasution.

img_title Tinjau Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat, Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Diperbaiki Oktober

Bobby Nasution kemudian mendorong OJK untuk ikut memperkuat produk halal melalui sektor jasa keuangan. Menurutnya, Indonesia masih banyak mengimpor produk halal dari negara-negara yang penduduknya minoritas Muslim, seperti China dan Australia.

“Dari sini, bagaimana kita memperkuat industri halal di sektor keuangan. Tujuannya untuk memperkuat hadirnya produk halal secara massal,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI Hernawan Bekti Sasongko menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terhadap OJK dalam menjalankan tugas di Sumut. 

Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk memperkuat kolaborasi dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan.

“Kami diharapkan agar kinerja OJK bersama seluruh pihak terkait selama ini, dapat dilanjutkan oleh Kepala OJK yang baru. Semoga kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi tetap kuat, sehingga segala masalah bisa kita selesaikan bersama,” jelasnya.