Gubernur Edy Ungkap Peran Wredatama Potensial Bagi Pembangunan

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat pengukuhan Pengurus PWRI Sumut.
Sumber :
  • Dok Pemprov Sumut

VIVA Medan – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyebutkan peran para pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) sangat potensial dalam mendukung dan membantu pemerintah membangun dan memajukan satu daerah.

img_title Berkaca dari Banjir Parah Tahun Lalu, Pemko Medan Instruksikan ASN Siaga Penuh Hadapi November-Desember

Karenanya, ia berharap usia tak menghalangi seseorang untuk terus berbuat bagi masyarakat. Pesan itu ia sampaikan dalam sambutannya pada Pengukuhan Pengurus PWRI Sumut periode 2023-2028 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jend Sudirman Nomor 41 Medan, Sabtu 2 September 2023.

Hadir di antaranya Ketua Umum (Ketum) PWRI Pusat Prapto Hadi, Ketua PWRI Sumut Hasban Ritonga, para Penasihat dan jajaran pengurus. Serta turut mendampingi sejumlah pejabat.

img_title Muktamar ke-49 Muhammadiyah 2027 di Sumut, Bobby Nasution: Momentum Dongkrak UMKM dan Pariwisata

Dalam pidatonya, Gubernur meyakini bahwa PWRI Sumut hadir dalam rangka memberikan dukungan kepada kemajuan dan kesejahteraan sosial, termasuk sumbangsih kepada program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Karena itu, ia mengapresiasi keberadaan organisasi yang diisi oleh mantan para abdi negara tersebut.

“Saya percaya Bapak-bapak dan abang-abang saya ini punya niat memajukan daerah. Jadi tugas kita kedepan, sesuai dengan prioritas. Pastinya sebagaimana kemampuan kita masing-masing,” sebut Gubernur, yang juga Pembina PWRI Sumut.

img_title BMKG Ungkap Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Awal November, Aceh dan Sumut Status Siaga

Menurut Gubernur, usia bukan merupakan halangan bagi seseorang untuk bisa terus berbuat bagi orang banyak. Apalagi para pengurus PWRI, khususnya di Sumut banyak diisi oleh tokoh-tokoh yang berkiprah pada masa masih menjadi aparatur sipil negara (ASN). Dengan segudang pengalaman maupun kemampuan akademiknya.

“Usia boleh tua, tetapi jati diri harus tetap kokoh. Tak peduli siapapun dia, kita tetap mengharapkan sumbangsihnya, tetap berkiprah. Abang-abang saya ini, mereka sudah lebih dulu menjalankan roda pemerintahan,” katanya.

Untuk itu, Gubernur mengharapkan para pengurus PWRI di Sumut dapat memberikan dukungan seperti nasihat kepada pimpinan pemerintahan, dimana segala kekurangan yang ada, perlu disampaikan sebagai bahan evaluasi.

Sementara Ketum PWRI Pusat Partono Hadi menyebutkan bahwa keberadaan oraganisasi ini prinsipnya untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Kedua untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Wredatama, sebagai pelopor, koordinator, motivator untuk masyarakat. Sehingga tidak menjadi objek, tetapi subjek pembangunan.

Halaman Selanjutnya
img_title