Presentasikan SADAINA Sebagai Proyek Perubahan PKN II

Pelaksanaan presentasikab SADAINA sebagai proyek perubahan PKN II.
Sumber :
  • Dok Pemprov Sumut

VIVA Medan – Portal SADAINA yang dipresentasikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatra Utara (Sumut) Ilyas S Sitorus mendapat apresiasi penguji. Portal Sadaina tersebut merupakan portal data yang sangat dibutuhkan Sumut saat ini.

img_title MBG Sejumlah Sekolah Disetop Sementara Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

SADAINA merupakan portal data sektoral dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sumut. Dengan kata lain, SADAINA akan menjadi induk data sektoral dari OPD Kabupaten/Kota termasuk Pemprov Sumut.

“Kita sangat butuh ini di era saat ini, inovasinya luar biasa dan data ini bisa menjadi indikator OPD dalam membuat perencanaan atau kebijakan tertentu,” kata Penguji Kelompok 2 Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II BPSDM Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, di BPSDM Sumut, Jalan Ngalengko, Kota Medan, Rabu 26 Juli 2023.

img_title Sumut Juara Umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Sumatera 2026, Bukti Regenerasi Masa Depan

Hanya saja, masalah yang sering terjadi pada induk data adalah keterbaruan (update) data, sehingga sulit untuk dijadikan rujukan. Karena itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut tersebut, inovasi ini harus bersifat mengikat kuat dengan pengelolanya di setiap OPD.

“Datanya bersumber dari OPD-OPD, karena ini sangat penting harus ada peraturan yang mengikat lebih detail terkait pengelolaannya di masing-masing OPD, dan ini butuh dukungan kuat dari seluruh pihak karena kita sangat butuh induk data seperti ini,” kata Alwi Mujahit.

img_title Inovasi Smartax hingga SIBISA, KI Sumut Puji Keterbukaan Informasi Publik di Pemko Medan

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus mengatakan, proyek perubahan ini didasarkan karena belum usainya masalah satu data di Sumut. Melalui portal SADAINA, data sektoral seluruh Sumut akan ada di satu tempat, yang bisa diakses dan dibagikan siapa saja.

“Ini akan membuat data sektoral yang berkualitas, tersusun dengan baik dan datanya sudah terpadu, tetapi tentu butuh keterlibatan semua pihak terutama Kadis Kominfo Kabupaten/Kota serta OPD lainnya,” kata Ilyas Sitorus.

Ilyas berharap, induk data yang namanya diambil dari bahasa Batak SADAINA (satu mamak/ibu) bisa menjadi panduan pemerintah daerah se-Sumut dalam membuat kebijakan ataupun perencanaan. Dia juga ingin, implementasi ini benar-benar terlaksana secara menyeluruh untuk membentuk data yang berkualitas.

“Tentu ini harus menyeluruh, continue, dan ter-update sehingga menjadi patokan atau indikator dalam membuat kebijakan, misalnya di sini kita bisa melihat berapa jumlah rumah sakit di suatu daerah, koperasi yang aktif, sekolah dan lainnya, sehingga akan sangat berguna untuk menentukan kebijakan,” kata Ilyas.

Halaman Selanjutnya
img_title