Kebakaran Hutan Lindung Danau Toba di Samosir, Diduga Dibakar Orang
- Dok Dinas LHK Sumut
VIVA Medan - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Hutan Lindung Siarubung/Dolok Sijonaha, mencapai sekitar 300 hektar Kecamatan Sianjur Mula Mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Hasil penyelidikan sementara, diduga dibakar orang.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, Yuliani Siregar mengatakan orang tersebut, sehari-hari bekerja sebagai petani. Diduga sampah pertaniannya dibakar tanpa diawasi dan merambat ke hutan lindung itu.
"Dia bersih-bersih ladangnya (sampahnya) dibakar, setelah panen sawah (padi). Jeraminya dibakar mereka, tidak mengawasi dan dilihat dia setelah dibakar," kata Yuliani saat dikonfirmasi VIVA Medan, Rabu sore, 17 Juli 2024.
Yuliani mengatakan pembersihan tersebut, dalam kondisi cuaca panas dan kencang. Akibatnya, dengan cepat api merambat ke lokasi sekitar, membuat dampak kebakaran meluas dengan perhitungan 200 hingga 300 Hektar.
"Kondisi cuaca panas dan angin kencang. Sehingga menyambar daerah berdekatan. Itu lah sumber api (hasil penelusuran sementara)," ucap Yuliani.
Kondisi hutan lindung Danau Toba di Samosir yang terbakar.
- Dok Dinas LHK Sumut
Untuk mengetahui persis penyebab kebakaran ada dugaan sengaja dibakar tersebut. Yuliani mengungkapkan pihak Dinas LHK Sumut dan Polres Samosir melakukan penyelidikan.
"Kita, BPBD, dan APH mencari bukti itu lah. Sehingga jelas dari sumber api itu. Kuat dugaan petani tersebut," kata Yuliani.
Yuliani enggan membeberkan secara detail terkait oknum petani tersebut. Karena, masih dalam proses penyelidikan pihaknya dan kepolisian. "Itu kita lihat lah kedepannya, kita lihat bagaimana perkembangannya," tutur Yuliani.
Yuliani melaporkan bahwa kondisi di lokasi kebakaran tersebut, api sudah padam total dilakukan tim gabungan. Namun, masih dalam proses pendinginan. Hal itu, untuk mencegah api kembali membara. "Api sudah padam, tapi setelah hidup lagi (apinya), cuaca ekstrem angin kencang. Tapi, sekarang sudah padam. Kita lakukan pendinginan oleh petugas kita di lapangan," kata Yuliani.
Berdasarkan keterangan dan informasi dari masyarakat anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Gerbang Berkumis, kebakaran itu terjadi pada Minggu siang, 14 Juli 2024, sekitar pukul 13.00 WIB.
"Titik koordinat lokasi Karhutla adalah N : 02°34',13" E: 098°39'23". Untuk proses pemadaman api melibatkan personel KPH Wil XIII Doloksanggul, Polres Samosir, TNI di Kabupaten Samosir, Pemadam Kebakaran Samosir, BPBD Samosir," kata Yuliani.