Gelar Apel Pasukan Nataru 2023/2024, KAI Sumut Siapkan Berikan Layanan Terbaik
- Istimewa/VIVA Medan
“Melalui posko ini, kami ingin memastikan kelancaran operasional KA dan pelayanan penumpang baik di stasiun, maupun di atas KA berjalan dengan baik,” kata Arie.
Lebih lanjut, Arie mengungkapkan, PT KAI Divre I SU telah menyiapkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan KA pada angkutan Nataru ini, diantaranya mencakup kesiapan SDM, sarana, prasarana, maupun hal-hal lainnya yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan.
Adapun kesiapan dari aspek SDM, seluruh petugas operasional seperti masinis, asisten masinis dan PPKA senantiasa mematuhi SOP untuk menjamin keselamatan perjalanan KA, sedangkan bagi para petugas frontliner seperti kondektur, prama/prami, dan customer service dipastikan selalu melayani pelanggan dengan sepenuh hati.
KAI Divre I SU terus konsisten memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan terutama di peak season seperti Angkutan Nataru ini. Guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di masa angkutan Nataru ini, Divre I SU menambah petugas ekstra.
Yakni sebanyak 42 PJL ekstra, 9 penjaga di daerah perlu perhatian khusus dan 2 Petugas Pemeriksa Jalur ekstra. Selain itu, Divre I SU juga menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) berupa batu balast, bantalan, rel, pasir, dan lain sebagainya di 13 titik.
“Kereta api sebagai moda transportasi publik berkomitmen menjadikan keselamatan sebagai fokus utama dalam penyelenggaraan angkutan Nataru ini. Dengan semangat melayani, kami akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan untuk mewujudkan Transportasi Aman, Liburan Nyaman,” ungkap Arie.
Arie menegaskan, keselamatan dan keamanan kereta api menjadi prioritas utama. Divre I SU terus melakukan pengecekan secara berkala terhadap titik rawan bencana, proaktif dalam penyelesaian potensi bahaya, memastikan ketersediaan dan keandalan dari seluruh perangkat penanganan kondisi darurat, serta meningkatkan penjagaan di perlintasan sebidang dengan berkoordinasi aktif serta mengoptimalkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat sekitar.