Sel Warga Binaan Lapas Narkotika Pematangsiantar Digeledah, Ini Hasilnya

Petugas melakukan pemeriksaan badan warga binaan.
Sumber :
  • Dok Lapas Narkoba Pematangsiantar

VIVA Medan - Razia mendadak dilakukan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, Rabu 26 April 2023. Razia dilakukan pada blok atau kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dikhawatirkan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

img_title Berawal Kunjungi Suami di Lapas, IRT di Simalungun Tergiur Jual Sabu Hingga Diciduk Polisi

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, Robinson Perangin Angin dalam keterangan tertulisnya mengatakan, razia atau penggeledahan dilakukan pihaknya dalam rangka Pemasyarakatan Bersih-Bersih Hari Bakti Pemasyarakan ke-59 Tahun.

"Sebelum penggeledahan digelar, dilakukan apel kegiatan yang dipimpin oleh Ka KPLP, dengan target penggeledahan yaitu blok atau kamar hunian WBP yang dikhawatirkan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas," tutur Parlindungan, Kamis 27 April 2023.

img_title Ajak Kolaborasi BNN, Bobby Nasution: Harus Serius Agar Sumut Benar-benar Terbebas dari Narkoba

Penggeledahan tersebut dipimpin Kalapas, Ka KPLP, Kasubsi Keamanan, Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib, dan melibatkan 6 petugas BNN serta 17 orang tim penggeledahan.

"Seluruh kamar Blok Pattimura menjadi target penggeledahan karena terindikasi terdapat barang-barang yang dilarang," sebut Parlindungan.

img_title Isu Fasilitas Mewah Dinikmati Napi di Lapas Pematang Siantar, Kakanwil Ditjenpas Sumut: Tidak Benar Itu

Petugas gabungan razia Lapas Narkotika Pematangsiantar.

Photo :
  • Dok Lapas Narkoba Pematangsiantar

Parlindungan menyebutkan, hasil penggeledahan tersebut, pihaknya menemukan barang-barang yang tidak diperbolehkan dimiliki warga binaan. Selanjutnya, barang-barang tersebut pun disita untuk dimusnahkan.

"Hasil razia atau penggeledahan yang kami lakukan, ditemukan 12 buah senjata tajam, handphone 2 unit, charger 2 unit, 8 sendok, kabel 1 buah, 2 sekrap dan 10 manis. Semuanya kami sita, dan dimusnahkan dengan cara dibakar," jelasnya.

"Razia rutin kerap dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Penggeledahan berlangsung lancar, aman dan tertib," pungkas Parlindungan.