Milad Ke-24 PKS : Ketahanan Pangan, Energi dan Penguatan Ekonomi Berbasis Komunitas
- Bagus Syahputra/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan–Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2026, mengusung tema 'ketahanan pangan, energi dan penguatan ekonomi berbasis komunitas'. Sehingga PKS mendukung program Pemerintah Indonesia dalam tiga hal tersebut, untuk kesejahteraan masyarakat kedepannya.
Hal itu, diungkapkan oleh Ketua DPW PKS Sumatra Utara (Sumut), Andi Pranata saat berdiskusi dengan jurnalis di Coffee Morning DPW PKS Sumut di Kota Medan, Jumat 24 April 2026. Ia menjelaskan bahwa ketiga tema itu, selaras dengan kondisi Indonesia saat ini.
Dalam kegiatan ini, juga dihadiri oleh Sekretaris DPW PKS Sumut, Mustafa, Anggota DPRD Sumut Fraksi PKS Abdul Rahim Siregar dan jajaran pengurus DPW PKS serta para jurnalis di Kota Medan.
Lanjut, Andi mengungkapkan tema ini, menjadi penguatan dan saling berkaitan menuju Indonesia Emas dan kesejahteraan. Sehingga penguatannya harus dilakukan secara bersamaan sejak dini.
"Ada tiga hal yang menjadi tema milad ke-24 PKS tahun ini. Ketiga tema itu menjadi gerakan PKS ke depan. Yakni ketahanan pangan, energi dan penguatan ekonomi berbasis komunitas," sebut Andi.
Andi menjelaskan kenapa PKS mengusung ketiga tema itu, pada perayaan milad tahun ini, karena saling berkaitan dan merupakan bagian yang sangat fundamental dalam kehidupan masyarakat.
Di PKS Sumut sendiri, kata Andi, ada program One UPA One Produk. Ini merupakan salah satu program pengembangan ekonomi yang berbasis komunitas (keluarga).
"Jadi setiap unit pembinaan anggota (UPA) di PKS harus menghasilkan satu produk. Produk-produk inilah yang juga dijajakan dalam bazar di perayaan milad ini," jelas Andi.
Selain itu, setiap kader di DPW PKS Sumut juga diminta aktif dalam penguatan pangan dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Antara lain, dimulai dari pemberdayaan lahan di lingkungan rumah maupun produk UKM.
Sekretaris DPW PKS Sumut, Mustafa menambahkan, terkait ketahanan pangan, PKS sudah mencanangkan program urban farming, yakni menanam tanaman bermanfaat yang bisa ditanam di lahan sempit terutama di rumah-rumah di perkotaan.
"Urban farming dimulai dari rumah. Memanfaatkan lahan-lahan sempit dengan menanam jenis tanaman cepat panen," kata Mustafa