Sukses Tangani Pascabencana, Sumut Kini Zero Pengungsi

Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Sumber :
  • dok Pemprov Sumut

Medan, VIVA Medan–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pihak terkait sukses melakukan penanganan pascabencana. Kini, para korban telah berpindah ke hunian yang lebih layak, baik hunian sementara (Huntara), hunian tetap (Huntap), maupun rumah kontrakan yang difasilitasi pemerintah.

img_title 4 Program Prioritas Kapolda Sumut: Dari Perangi Narkoba hingga Tertib Berlalu Lintas

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung mengungkapkan bahwa seluruh pengungsi akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut) dipastikan sudah tidak lagi menempati tenda pengungsian. 

“Sumut sudah zero pengungsi. Pengungsi yang sebelumnya berada di tenda, sudah menghuni huntara, huntap, ada juga yang mengontrak rumah sementara dengan dana yang disediakan pemerintah,” ucap Basarin, Selasa 31 Maret 2026.

img_title Cegah Distribusi BBM di Nias Terganggu, Bobby Nasution Upayakan Mitigasi Kelangkaan Jelang Nataru 2026/2027

Basarin menjelaskan, saat ini pembangunan hunian tetap masih terus dipercepat di berbagai wilayah terdampak bencana di kabupaten/kota se-Sumut. Pemerintah menargetkan seluruh korban segera menempati hunian permanen.

Sebagai bagian dari percepatan tersebut, sebanyak 120 unit huntap di Desa Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan, telah diserahkan kepada masyarakat terdampak.

img_title Gelontorkan Dana Rp13,2 Miliar, Pemprov Sumut Renovasi 440 Rumah Tidak Layak Huni

“Minggu lalu telah diserahkan 120 unit huntap di Desa Hapesong, Tapsel, kepada masyarakat terdampak. Sisa hunian tetap lainnya terus dikebut pembangunannya,” kata Basarin 

Basarin menambahkan, pembangunan huntap dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, institusi negara, hingga sektor swasta.

“Percepatan terus kita lakukan bersama swasta dan institusi negara. Kita berharap kolaborasi ini terus terjaga, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal,” sebut Basarin.