Wakil Kepala BGN Ejek Ketua BEM UGM yang Kritik MBG dengan Emot Monyet

Wakil Ketua BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sanjaya.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Video orasi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto saat melontarkan kritik keras terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dikomentari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. Sony Sonjaya dengan melontarkan komentar tidak pantas di media sosial.

img_title Sekolah Rakyat Terintegrasi Medan dengan Kapasitas 1.080 Siswa, Menko AHY: Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

Komentar tidak pantas tersebut dijumpai di unggahan akun Instagram @jogjastudent, pada unggahan video orasi Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto saat melontarkan kritik keras terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada diunggah pada 14 Februari 2026 lalu.

Pemuda itu secara lantang mempertanyakan urgensi program MBG yang menargetkan 82 juta anak Indonesia. Ia mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut angka kemiskinan kurang dari 10 persen. Menurutnya, jika menggunakan logika tersebut, seharusnya penerima MBG tidak mencakup seluruh anak, melainkan hanya sekitar 9 persen.

img_title Dokter Tifa Didakwa Pencemaran Nama Baik dan Fitnah Soal Ijazah Jokowi, Jaksa: Merasa Dihina dan Direndahkan

Ia kemudian menuding program tersebut sebagai proyek. Dalam pernyataannya, ia menyebut satu pemilik SPPG atau yayasan bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp100 juta hingga Rp125 juta per bulan.

Pelaksanaan MBG di SMP Negeri 20 Medan.

Photo :
  • dok Pemko Medan

img_title Bobby Nasution Siapkan Sampaikan Petisi dari Pendukung MBG di Sumut ke Presiden Prabowo

“Yang bisa punya SPPG itu bukan melalui mekanisme demokratis, tapi yang dekatlah yang dapat,” kata Tiyo. Di akhir pidatonya, ia kembali menegaskan kritiknya dengan menyebut program MBG bukan sebagai makan bergizi gratis, melainkan “maling berkedok gizi”.

Pada kolom komentar unggahan tersebut, tampak Irjen Sony Sonjaya turut bersuara. Ia mengungkap program MBG telah menjangkau lebih dari puluhan juta penerima.

“BODO ??? Telah memberi makan kepada 60 juta Balita, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan peserta didik, telah menyerap lebih daei 1 juta tenaga kerja, telah menyerap hasil tani, hasil kebun, hasil budidaya ikan, hasil ternak... lah... yg orasi telah menghasilkan apa??... jadine,” tulis Sonny, kemudian melanjutkan dengan mengirim tiga emoticon monyet.

Komentar Sony sontak menjadi perhatian warganet. Tidak sedikit yang menyebutnya arogan dan anti kritik. “Bentuk Arogansi (tidak menerima kritik), merasa tidak tersentuh... semua ada masanya.. belajar dari negara nepal,” komentar salah seorang warganet. "Gaji lu noh dibayarin ama orang yang lo katain pake emot monyet!!!!," tulis warganet.

Halaman Selanjutnya
img_title