Pra-Rakernas XVIII APEKSI dan Peluncuran ICE ke-22 di Medan : Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat

Pra-Rakernas XVIII APEKSI dan Peluncuran ICE ke-22 di Medan.
Sumber :
  • dok Pemko Medan

Medan , VIVA Medan –Rapat Kerja Nasional ( Rakernas ) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Indonesia City Expo (ICE) ke-22, resmi diluncurkan yang berlangsung di Santika Dyandra, Kota Medan , Selasa 24 Februari 2026.

img_title Cegah Risiko Kerja Berbahaya, Pemko Medan Beri Jaminan Sosial untuk 150 Pekerja Informal TPA Terjun

Peluncuran Pra-Rakernas XVIII APEKSI dan ICE ke-22 yang secara resmi dibuka Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Pengurus APEKSI bersama jajarannya. 

Wali Kota Medan , Rico Tri Putra Bayu Waas mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan siap penuh menjadi tuan Rakernas XVIII APEKSI yang akan digelar 29 Juni hingga 4 Juli 2026 mendatang. 

img_title Optimalkan Program UCJ, Disnaker Sumut Dorong Keterlibatan Pemerintah Kabupaten/Kota Hingga Perusahaan

“Medan siap menyambut para kepala daerah dengan suasana hangat serta menyediakan ruang diskusi produktif untuk merumuskan solusi berbagai permasalahan perkotaan,” ucap Rico Waas

Rico Waas mengatakan, berbagai persiapan terus dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sekaligus memberi kesan positif bagi para wali kota dari seluruh Indonesia.

img_title Pangkas Birokrasi, Pemko Medan Buka Layanan Kependudukan Langsung di 21 Kecamatan

Menurutnya, posisi Medan sebagai kota pesisir sekaligus gerbang Indonesia bagian barat dengan sekitar 2,5 juta penduduk dari beragam suku, budaya, dan agama merupakan representasi miniatur Indonesia sekaligus tempat strategi bertukar gagasan bagi 98 wali kota.

Rico Waas menjelaskan Rakernas APEKSI mengusung tema 'Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat', yang dinilai relevan dengan tantangan daerah saat ini, mulai dari kebencanaan, ketahanan fiskal, pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. 

“Rakernas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum perumusan rencana aksi bersama, termasuk isu pendapatan asli daerah, infrastruktur digital seperti jaringan fiber optic, penataan parkir, kebersihan kota, layanan kegawatdaruratan, dan penanganan bencana,” jelas Wali Kota Medan. 

Rico Waas mengatakan Pemko Medan berkomitmen menjadikan Rakernas XVIII sebagai momentum mempererat sinergi antarkota sekaligus mendorong investasi dan pembangunan berkelanjutan. 

“Melalui Rakernas ini kami ingin merangkum seluruh pemikiran menjadi rencana strategis bagi kota-kota di Indonesia ke depan,” jelas Rico Waas. 

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengapresiasi kesiapan Medan sebagai tuan rumah. Ia menilai Rakernas menjadi momentum penting menyatukan berbagai perbedaan antardaerah sekaligus mencari solusi atas permasalahan riil yang dihadapi pemerintah kota. 

Halaman Selanjutnya
img_title