Cuaca Ekstrem Melanda Medan, 3 Mobil Dinas Ketua DPRD Ringsek Tertimpa Pohon
- Ist/VIVA Medan
Medan, VIVA Medan–Tiga mobil dinas Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, tertimpa pohon di depan kediaman, di Jalan Budi Pembangunan III Nomor 1-D, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Selasa malam, 18 Agustus 2026.
Tertimpa pohon mobil dinas Ketua DPRD Kota Medan itu, akibat terjadi hujan deras disertai angin kencang. Pohon tumbang itu, persis berada di depan Kantor Lurah Pulo Brayan Kota, yang tepatdi depan kediaman Ketua DPRD Medan.
Tiga mobil tertimpa pohon itu, yakni mobil listrik Ioniq 5, Hyundai Palisade dan Innova Reborn. Saat pohon tumbang, Wong Chun Sen, sedang melakukan kunjungan kerja ke luar kota. Sehingga tidak mengetahui persis terjadi pohon tumbang di depan rumahnya.
“Saya tadi mendapat laporan dari sekuriti di rumah bahwa dua unit mobil dinas, yang biasa terparkir di depan rumah rusak, akibat tertimpa pohon, saat hujan deras turun. Kebetulan saya sedang kunjungan kerja ke luar kota,” ucap Wong Chun Sen kepada wartawan melalui telpon seluler, Rabu 19 Agustus 2026.
Wong Chun Sen mengatakan sudah berkoordinasi dengan Sekretariat DPRD Kota Medan untuk proses perbaikan ketiga mobil tertimpa pohon.
Sementara itu, Lurah Pulo Brayan Kota, Rivai Nasutio membenarkan peristiwa pohon tumbang itu, pihaknya sudah turun melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang itu.
“Iya benar. Kabarnya pohon tumbang di depan kantor lurah dan menimpa mobil dinas Ketua DPRD Kota Medan. Saya juga sedang memantau situasi di sekitar kelurahan dan anggota sudah saya kerahkan untuk meninjau ke lokasi,” jelas Rivai.
Paling menjadi sorotan, persoalan kondisi pohon di kawasan tersebut ternyata bukan hal baru. Rivai mengungkapkan, pihaknya sudah pernah menyurati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan untuk meminta pemangkasan sejumlah pohon yang dinilai sudah terlalu rindang dan berusia tua. Namun, hingga pohon tumbang dan menimpa dua kendaraan dinas tersebut, permintaan pemangkasan itu disebut belum mendapat tindak lanjut.
“Sebenarnya kami sudah pernah menyurati Dinas Lingkungan Hidup untuk memangkas pohon, namun belum ada jawaban,” kata Rivai.