Mudik Lebaran 2024, Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Layanan Energi di Sumut
- BS Putra/VIVA Medan
"Termasuk, kami juga siaga di jalur-jalur yang rawan terjadinya bencana alam dan kecelakaan. Karena di titik-titik itulah nantinya masyarakat akan membutuhkan layanan dari kami. Jadi perjalanan yang cukup baik dan kami tadi sudah melihat kesiapan dari beberapa titik semuanya sudah siap untuk mensupport, terciptanya atau tersedianya energi untuk masyarakat," kata Arya.
Dalam kunjungan ini, Arya memastikan dua hal, satu pelayanan dan satu lagi adalah kualitas. Sehingga pelayanan diberikan secara baik dan memuaskan bagi masyarakat akan menjalani mudik dan melakukan perjalanan liburan Lebaran 2024.
Arya mengungkapkan secara nasional, selama mudik Lebaran diprediksikan akan terjadi kenaikan konsumsi gas LPG sekitar 4 persen. Kemudian, untuk BBM khusus gasoline ini mungkin sekitar 12 persen.
"Untuk avtur itu akan ada kenaikan sekitar 1,3 persen secara nasional. Ini karena memang kita membandingkannya dengan hari hari biasa dimana hari hari biasa itu lumayan tinggi pengunaan avturnya untuk keperluan umroh biasanya. Tapi kalau di Lebaran ini tetap ada kenaikan dibandingkan dengan hari biasa, ada kenaikan 1,3 persen," ucap Arya
Untuk solar, Arya menjelaskan diprediksi akan terjadi penurunan konsumsi sekitar 13 persen. Karena, kenderaan berat tidak diizinkan melintas selama arus mudik Lebaran ini.
"Sejauh ini aman, stok aman. LPG aman untuk 15 hari kedepan, BBM berbagai jenis dua sampai tiga minggu. Konsumsi cukup untuk digunakan, masyarakat merayakan Lebaran maupun, arus balik dan berwisata serta lainnya, bisa kita penuhi dengan baik," jelas Arya.