Polres Labusel Ringkus Pengedar Sabu Asal Paluta

Barang bukti pengedar sabu asal Paluta diamankan di Mapolres Labusel.
Sumber :
  • Dok Polres Labusel

VIVA Medan - Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) tetap komit dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. 

img_title Detik-detik! Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Hentikan Laju Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamine di Pelabuhan Belawan

Seorang pria yang kerap mengendarkan narkotika jenis sabu-sabu berhasil ditangkap ketika petugas menggelar operasi di kawasan Simpang Tiga Bukit, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel, Selasa 6 Mei 2025.

Tersangka adalah, MHS alias Kandam (25), warga Desa Huta Lombang, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta).

img_title Bongkar Jaringan Besar, Salman Alfarisi Minta Polri Usut Tuntas Kasus Kapal Tanker Angkut 1 Ton Lebih Sabu

"Penangkapan tersangka pengedar ini bermula dari informasi masyarakat melalui saluran Dumas (pengaduan masyarakat) Presisi," ucap Kepala Seksi Humas Polres Labusel, AKP Sujono, Rabu 7 Mei 2025.

Berdasarkan pengaduan tersebut, petugas melakukan penyelidikan terhadap seorang pria dengan panggilan Kandam yang kerap melakukan transaksi sabu di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

img_title Perbaikan Jalan di Labusel, Bobby Nasution Sebut Ini Kewajiban Pemprov Sumut untuk Permudah Mobilitas Masyaraka

Setelah dilakukan pengintaian, tim berhasil mengamankan tersangka Kandam dan melakukan penggeledahan. Dari tangan tersangka, polisi menemukan 4 paket sabu seberat 10,49 gram bruto disimpan dalam bungkus makanan ringan dan kotak rokok, dua unit handphone (HP), serta uang tunai Rp79.000 diduga hasil penjualan.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial R, warga Kotapinang. 

Namun, saat dilakukan pengembangan, R tidak berhasil ditemukan. "Pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata keseriusan Polres Labuhanbatu Selatan dalam memberantas jaringan narkotika di wilayahnya demi mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba," jelas AKP Sujono.