3 Ekor Sapi Warga di Tapanuli Selatan Diduga Dimangsa Harimau

Harimau Sumatera (Ilustrasi)
Sumber :
  • BBKSDA Sumut

VIVA Medan - Tiga ekor sapi milik warga Desa Lantosan Rogas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dilaporkan mati dan diduga mangsa Harimau Sumatera. Hewan ternak itu, milik warga bernama Kaya Nasution.

img_title GJI dan LPHD Permata Hijau Ungkap Titik Sarang Orangutan Tapanuli di Penyangga Gunung Lubuk Raya

Sapi diketahui hilang pada Senin 27 Februari 2023. Bangkai hewan ternak itu, ditemukan berjarak 3 kilometer dari kandang. Dengan kondisi cabikan dari hewan buas dilindungi tersebut. Begitu juga ditemukan kondisi tanah, terdapat jejak kaki harimau tersebut.

"Tiga ternaknya sudah raib,” sebut Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Imam Zamroni, dikutip Sabtu 4 Maret 2023.

img_title Warga Sumut Wajib Tahu! Ini Alur Layanan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

Selanjutnya, pemilik hewan ternak itu, melaporkan ke Kepala Desa setempat dan diteruskan informasi tersebut, kepada pihak kepolisian setempat juga.

“Kejadian itu dilaporkan ke pemerintah desa. Jarak pemukiman dengan lokasi kejadian sekitar 3 Km,” Jelas Imam.

img_title Pemprov Sumut Revitalisasi BLK Simalungun, Siap Cetak 1.000 Tenaga Kerja Kompeten per Tahun

Dengan kondisi hewan ternak ditemukan tewas dan ditemukan ada jejak kaki harimau. Imam mengungkapkan membuat warga sekitar takut pergi ke ladangnya.

“Sehingga, sebahagian masyarakat tidak berani lagi pergi ke kebun dan ke sawah,” jelas Imam.

Jejak tapak kaki Harimau Sumatera.

Photo :
  • Istimewa/MEDAN VIVA

Imam mengungkapkan pihaknya melakukan kordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat. Kemudian, melakukan pengecekan dilakukan pada Kamis 2 Maret 2023.

Dalam pengecekan ditemukan jejak kaki diduga bekas dua individu Harimau Sumatera (Panthera tigris). Individu harimau diduga induk dan anak.

Atas hal itu, Imam mengimbau masyarakat tidak menggembalakan ternaknya secara lepas di perkebunan.

"Jika harus beraktifitas di kebun, harus diupayakan dengan cara berkelompok dan sudah kenbali sebelum hari gelap," kata Imam.