Inisial Dua Terduga Pelaku Cabul di Langkat, Korban Diduga Dicabuli 9 Kali
- Istimewa/VIVA Medan
VIVA Medan - Terduga korban pencabulan sebut saja Bunga yang masih berusia 7 tahun mengalami rasa traumatik berat. Pasalnya, dua terduga pelaku yang mencabulinya berdomisili di sebuah desa yang sama daerah Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.
Wartawan yang mendatangi lokasi tidak bertemu dengan ayah korban. Namun, wawancara dapat dilakukan dengan kakek korban berinisial An (65). Sang kakek membeberkan, kedua terduga pelaku berinisial PD (15) dan IS (40).
Ia mengakui, kedua terduga pelaku berdomisili di desa yang sama. Bahkan salah satu terduga pelaku berinisial IS, katanya, sudah dianggap seperti keluarga oleh ayah korban. Pasalnya, IS sehari-hari makan dan tidur di rumah korban. Antara IS dengan korban adalah tetangga.
"Pelaku yang sering dipanggil Pak Is ini sudah lama duda, puluhan tahun. Pelaku ini sudah punya anak dua di Stabat, sudah gadis anaknya," kata kakek korban, Senin 29 Januari 2024.
Rumah korban pencabulan oleh 2 pria di Langkat.
- Istimewa/VIVA Medan
Namun, terduga pelaku IS tidak bekerja alias pengangguran.
"Makannya (terduga pelaku) ini pun di rumah korban. Ayah cucu kami ini sudah percaya sama pelaku, sudah dipanggil pakcik pun," katanya.
Pasca viral video sang ayah yang minta keadilan, tambahnya, terduga pelaku berinisial PD sudah dibekuk Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat pada Minggu malam, 28 Januari 2024. Alasan keluarga memviralkan kasus kekerasan seksual yang menimpa Bunga, menurutnya, Polres Langkat tidak menanggapi laporan yang telah dilayangkan.
"Semenjak diviralkan, tadi malam langsung ditangkap salah satu pelakunya," ujarnya.
Kronologi Korban Dicabuli
Sang kakek menjelaskan kronologi Bunga diduga dicabuli. Katanya, sang cucu dicabuli oleh kedua terduga pelaku.
"Cuma kita gak tau, entah cucu kita ini dikasih uang, tapi kita gak tau lah yakan," sambungnya.
Keluarga korban menduga, Bunga dicabuli secara bergilir. Bahkan, keluarga memprediksi, tindakan keji kedua terduga pelaku sudah berjalan selama tiga bulan.
"Dugaan kami kedua pelaku menggilir cucu kami ini untuk dicabuli. Prediksi sudah ada tiga bulan kedua pelaku mencabuli cucu kami ini. Ketika diperiksa sama mentri, luka pada kemaluan cucu kami ini sudah lama dialaminya," ujarnya.