Matahari Pagi Siap Menangkan Prabowo-Gibran di Sumut

Pendiri Relawan Prabowo-Gibran, Matahari Pagi, Dahnil Azhar Simanjuntak.
Sumber :
  • BS Putra/VIVA Medan

VIVA – Matahari Pagi Sumatera Utara mendeklarasikan dukungannya kepada calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Deklarasi itu digelar di Auditorium Focal Point Medan, di Jalan Ringroad, Kota Medan, Sabtu 25 November 2023. 

img_title Perkuat Ekonomi Pesisir, Optimis Program Strategis Presiden Prabowo Dongkrak Kesejahteraan Nelayan di Deli Serdang

Pendiri sekaligus pembina Matahari Pagi, Dahnil Azhar Simanjuntak, mengatakan bahwa gerakan Matahari Pagi merupakan relawan yang terdiri dari teman-teman exco Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan organisasi Islam lainnya dalam memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.

"Gerakan ini telah dideklarasikan di 15 daerah dan akan dilanjutkan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan seluruh Indonesia dalam satu bulan," ucap Dahnil Azhar kepada wartawan usai deklarasi.

img_title Sambut Kepulangan Orangutan Sumatera dari India di Bandara Kualanamu, Raja Juli: Kita Berbangga Hati dan Senang Sekali

Dahnil mengungkapkan bahwa Matahari Pagi ingin merangkul jaringan Muhammadiyah untuk mendukung Prabowo dan Gibran sambil menjaga kampanye pilpres yang damai.

"Matahari Pagi berjuang melawan politik identitas dan ingin mengingatkan umat agar tetap bersatu dengan kompetisi gagasan serta ide," ungkapnya.

img_title Elektabilitas 5 Kandidat Pilpres 2029 Hasil Survei PPI: Prabowo Teratas - Gibran, Kaesang dan Bahlil 10 Besar

Panglima Matahari Pagi, Dr. (Cand) Sutia Budi, menjelaskan bahwa Matahari Pagi akan menggerakkan dukungan di seluruh Indonesia dengan target di atas 60 persen untuk pasangan Prabowo-Gibran.

"Kami dari Matahari Pagi akan menggerakkan di 34 provinsi dan 500 simpul di 500 kabupaten/kota se-Indonesia. Kami sudah deklarasi di Jakarta dan Sumatera Utara. Menyusul di Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Aceh, Papua, dan daerah lainnya," jelasnya.

Sementara itu, Pangda Matahari Pagi Sumatera Utara, H. Muhammad Subandi, memaparkan strategi Matahari Pagi sebagai bentuk pencerahan kepada umat.

"Tujuan dari gerakan ini adalah agar umat tidak terpengaruh oleh politik identitas yang sering kali menjelek-jelekan, menghina, dan fitnah. Penting berpolitik dengan dewasa dan bersaing visi-misi," terangnya.

Kata Subandi, dalam deklarasi Sumut, Matahari Pagi akan menyusun deklarasi di kabupaten/kota. Mereka akan turun ke setiap kabupaten/kota untuk memberikan pencerahan dan pendidikan politik kepada masyarakat agar mereka menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya.

"Kami tidak ingin mengaitkan agama dengan politik. Namun ingin mendorong nilai-nilai akhlak agama hadir dalam politik Indonesia. Gerakan ini bertujuan untuk mempersatukan umat dengan identitas keislaman yang menunjukkan rahmat bagi semesta alam," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
img_title