Berantas Begal, Gubernur Sumut: Jangan Remehkan Satpol PP

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.
Sumber :
  • BS Putra/MEDAN VIVA

VIVA Medan - Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi mengungkapkan jangan remehkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjaga ketertiban masyarakat. Apa lagi, melakukan pengamanan dan mengatasi setiap aksi kejahatan jalanan seperti begal.

img_title Tinjau Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat, Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Diperbaiki Oktober

"Sekarang didalam Pemerintahan, disitu ada Satpol PP. Sekali saya ingatkan jangan anggap remeh Satpol PP. Karena mereka ditugaskan oleh negera. Dalam oraganisasi ini, diberikan gaji oleh negara. Dari siapa, dari rakyat," kata Gubernur Edy kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Kamis sore, 20 Juli 2023.

Mantan Pangkostrad itu, menjelaskan bahwa Satpol PP bisa berperan awal dalam rangka mengamankan wilayah daerah teritorialnya. Kemudian, memberikan ketertiban bagi masyarakat.

img_title Groundbreaking Ditargetkan Desember 2026, Pemprov Sumut Dorong Percepatan PSEL Medan Raya

"Apabila tidak mampu, kalau tidak mampu berarti ada aparat. Yang benar-benar diterjunkan, yang mempunyai alat, yang bisa melumpuhkan," jelas Gubernur Edy.

Meski menjadi bagian kecil untuk keamanan. Tapi, menurut Gurbernur Edy mengatakan keberadaan Satpol PP harus dimaksimalkan di tengah masyarakat. Termasuk memerangi begal atau kejahatan jalan lainnya.

img_title Menteri Ekonomi Malaysia Terpukau Potensi Sumut dan Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

"Tapi ini, harus mulai kita latihkan tadi pengamanan wilayah tersebut. Kalau kita lihat ini, sebenarnya, masih kita gunakan dengan posisi, tingkat bawah. Bukan mengecilkan, tapi memang belum berbuat maksimal, ini yang harus kita utamakan," ucap Gubernur Edy.

Personel Satpol PP Pemprov Sumut mahir gunakan double stick

Photo :
  • Instagram @edy_rahmayadi

Mantan Ketua Umum PSSI itu, menilai keberadaan Satpol PP menggunakan double stick di jalan, sangat membantu aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan mengatasi aksi begal di jalanan.

"Buktinya, dimana sekarang yang terjadi. Karena, disemua sudut sudah ada Satpol PP," ujar Gubsu Edy.

Gurbernur Edy mengungkapkan kenapa dirinya menginstruksikan Satpol PP Pemprov Sumut keluar dan menggunakan double stick untuk mengatasi begal. Karena selain itu, tidak diperbolehkan. Apa lagi, Satpol PP menggunakan senjata tajam.

"Tetapi Satpol PP itu, tak boleh menggunakan senjata tajam. Double stick itu bukan senjata tajam. Karena dia, harus punya alat untuk mengamankan dirinya. Ini yang harus kita berlakukan, kita latihkan Dan saya yakin itu (bisa)," ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.