USU Minta Polisi Bongkar Sindikat Joki UTBK-SNBT, Diduga Melibatkan Bimbingan Belajar

Barang bukti diamankan dari peserta UTBK-SNBT USU yang gunakan jasa joki.
Sumber :
  • Istimewa/MEDAN VIVA

VIVA Medan - Universitas Sumatera Utara (USU) minta pihak kepolisian untuk membongkar sindikat joki Ujian Tulis Berbasis Komputer, Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK-SNBT) 2023 di USU. Diduga melibatkan bimbingan belajar (Bimbel).

img_title Lepas 4 Kontingen ke PIMNAS 39 Undip Semarang, Pesan Rektor UMSU: Jaga Lah Karakter dan Akhlakul Karimah

"USU berharap polisi bisa membongkar kasus ini, karena ada dugaan sindikat bimbingan belajar, yang bermain," ucap Kepala Humas, Promosi dan Protokoler USU Amalia Meutia, MPsi, Psikolog, Kamis 11 Mei 2023.

Untuk diketahui sebanyak 7 peserta UTBK-SNBT 2023 di USU diamankan petugas pengawas ujian, Rabu kemarin, 10 Mei 2023. Dimana, tujuh peserta diamankan itu, 4 peserta dari Fakultas Kedokteran USU, Fakultas Keperawatan satu peserta, FISIP satu peserta dan Fakultas Psikologi satu peserta.

img_title UMSU Raih Juara 3 Nasional Mandaya Awards 2026

Kemudian, pihak USU membuat laporan ke Polsek Medan Baru atas temuan kecurangan tersebut. Dengan itu, Amelia mengharapkan pihak kepolisian untuk melakukan upaya hukum.

"Temuan ini, dilaporkan kepada pihak berwajib dengan penanganan dan proses hukum kepada tujuh melakukan kecurangan itu," kata Amelia.

img_title Berkat Pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga, USU Sabet Penghargaan Mandaya Awards 2026

Amelia mengimbau kepada peserta untuk tidak percaya kepada oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan, apa lagi terlibat praktek kecurangan.

"USU sendiri tidak mentolerir kecurangan tersebut. Sehingga diambil langkah-langkah hukum diperlukan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku," kata Amelia.

Sebelumnya, Wakil Rektor I USU, Dr Edy Ikhsan menjelaskan kronologi diamankan 7 peserta UTBK-SNBT diduga melakukan kecurangan. berawal ditemukan oleh pengawas ruangan yang mencurigai tindak tanduk peserta yang mencurigakan.

Setelah itu, pihak pengawas melakukan prosedur pemeriksaan menggunakan metal detector dan hasilnya ditemukan beberapa alat rekam yang dipasang di badan mereka.

Edy mengungkapkan ketujuh peserta diamankan tersebut, kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian. Edy menegaskan pihak USU menyerahkannya kepada prosedur hukum yang berlaku. USU sendiri berharap polisi bisa membongkar kasus ini, karena ada juga dugaan sindikat bimbingan belajar yang bermain.

"Kalau kita lihat pola-pola yang dilakukan sepertinya ini berjaringan. Alat yang mereka gunakan, pakaian yang digunakan serta keterangan dari beberapa pelaku yang seragam mengarah kepada hal itu. Tapi sekali lagi itu ranahnya pihak yang berwajib," jelas Edy.

Edy Ikhsan yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksanaan UTBK 2023 di USU menjelaskan, kasus juga sudah dilaporkan ke panitia pusat Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud Ristek) yang menanggungjawabi pelaksanaan UTBK secara nasional.

Halaman Selanjutnya
img_title