BPH Migas Kawal Normalisasi Pasokan dan Distribusi BBM di Sumatera Utara, Antrean Berangsur Normal

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas didampingi Executive GM Pertamina Sumbagut, Sunardi saat monitoring SPBU Pertamina di Jalan Yos Sudarso, Medan.
Sumber :
  • dok BPH Migas.

Medan, VIVA MedanKondisi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Utara mulai menunjukkan perbaikan. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Pertamina Patra Niaga (PPN) terus memperkuat distribusi dan pengawasan di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. 

img_title Kepala Biro Perekonomian Sumut Poppy Hutagalung Dicopot, Alasannya: Lihat Saja di IG Pak Gubernur

Sejumlah langkah percepatan telah dilakukan, mulai dari penambahan armada dan awak mobil tangki, optimalisasi pasokan dari beberapa Fuel Terminal (FT), hingga pemantauan langsung ke Stasiuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sebelumnya mengalami antrean.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan, kondisi stok BBM di Sumatera Utara saat ini dalam keadaan aman. Pasokan terus diperkuat setelah dua kapal selesai melakukan pemuatan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite.

img_title Lepas 1.179 Pramuka ke Jamnas Cibubur, Pesan Bobby Nasution: Buat Bangga Sumatera Utara

"Sehingga dengan rutinitas (masyarakat) sehari-hari, insyaAllah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumatera Utara ini," ujarnya saat meninjau FT Medan Group, Medan, Sumatera Utara, Jumat 17 Juli 2026.

Wahyudi menjelaskan, selain menambah sekitar 35 persen awak mobil tangki dan armada distribusi, PPN juga telah menjalankan mekanisme alih suplai dari FT Siantar, FT Kisaran, dan FT Lhokseumawe untuk memperkuat pasokan ke wilayah Medan. Di sisi lain, distribusi melalui Pelabuhan Belawan dan Labuhan Deli terus dioptimalkan agar suplai ke SPBU meningkat.

img_title Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Ditangkap

“Ini menambah peningkatan untuk suplai kepada SPBU hingga 120 sampai 125%. Kita terus meminta menyegerakan dari kondisi kemarin yang semula 112% menjadi 120-125%. Ini upaya terbaik untuk mengurai (antrean) di SPBU yang menjadi perhatian masyarakat,” tegasnya.

BPH Migas bersama PPN juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU di Medan yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. Hasil pemantauan menunjukkan distribusi solar dan pertalite berjalan lancar dengan kondisi stok yang terus dijaga agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Semua stok kita top up terus kontinyu sampai benar-benar kondisi SPBU full tank dapat melayani masyarakat secara baik,” terangnya.

Wahyudi menambahkan, hasil monitoring pada Jumat sore menunjukkan antrean di sebagian besar SPBU di Kota Medan hampir seluruhnya mulai terurai. Kondisi tersebut, akan terus dipantau oleh BPH Migas hingga pelayanan kembali berjalan normal.

Halaman Selanjutnya
img_title