BPH Migas Kawal Normalisasi Pasokan dan Distribusi BBM di Sumatera Utara, Antrean Berangsur Normal

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas didampingi Executive GM Pertamina Sumbagut, Sunardi saat monitoring SPBU Pertamina di Jalan Yos Sudarso, Medan.
Sumber :
  • dok BPH Migas.

“Hanya ada 2-3 mobil artinya hampir mendekati tidak ada antrean. Ini pukul 17.45 WIB. Kita monitor terus. Untuk percepatan BBM di Sumatera Utara agar kembali normal,” tuturnya.

img_title Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan, Gubernur Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menjelaskan realisasi penyaluran solar di Sumatera hingga 14 Juli 2026 masih berada di bawah rata-rata realisasi nasional. Kondisi serupa juga terjadi pada penyaluran pertalite di Sumatera Utara, sehingga persoalan yang terjadi bukan disebabkan keterbatasan kuota.

“Realisasi ini (solar dan pertalite) masih di bawah rata-rata realisasi nasional, artinya tidak ada kendala dari sisi kuota yang telah ditetapkan,” terangnya.

img_title Angkutan Barang KAI Sumut Tumbuh Positif 16 Persen, Tembus 550 Ribu Ton hingga Agustus 2026

Fathul menilai evaluasi perlu difokuskan pada aspek distribusi, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan pemantauan armada distribusi secara menyeluruh agar potensi kendala dapat diantisipasi lebih cepat.

“Kendala ini operasional, operasional distribusi. Perlu ada semacam _early warning system_ (peringatan dini). Selain itu juga seluruh armada terlihat di pemantauan, apakah di jalan atau SPBU. Permasalahan ini harus bisa segera diselesaikan," tuturnya, seraya mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik agar masyarakat memperoleh layanan distribusi BBM yang prima.

img_title Permintaan Ayam di Sumut Meningkat Gara-Gara MBG, KPPU Ingatkan Petingnya Keseimbangan Pasokan

Executive General Manager Regional Sumatera Bagian Utara PPN, Sunardi menyampaikan operasional Fuel Terminal Medan Group tetap berjalan kondusif. Sejak 14 hingga 16 Juli 2026, rata-rata penyaluran BBM ke SPBU mencapai lebih dari 6.000 kiloliter (KL) per hari untuk memperkuat stok di tingkat SPBU.

“Mudah-mudahan ini menjadi _stock build up_ SPBU untuk tambahan-tambahan suplai ke SPBU, sehingga bisa mengurai antrean yang ada di SPBU,” ucapnya.

Perbaikan kondisi tersebut juga mulai dirasakan masyarakat. Pengemudi ojek daring Samsuri (60) mengaku antrean yang sempat terjadi kini telah berangsur normal. “Kepada masyarakat, beberapa hari yang lalu (antre membeli BBM) agar sabar karena ada kendala. Sekarang sudah mantap, sudah lancar, saya merasakannya,” ujarnya.

Sementara itu, pengemudi truk Hasbi (23) menyebut bahwa saat ini waktu tunggu pengisian BBM jauh lebih singkat dibanding sebelumnya. "Terima kasih Pemerintah, BBM Sumatera Utara sudah lancar,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan dan Fuel Terminal Manager Medan Group PPN Teddy Manuputty.