Tabrakan Maut Kereta Api Kontra Fortuner di Asahan, Dua Anak Tewas di TKP
- Ist/VIVA Medan
Asahan , VIVA Medan –Kecelakaan maut terjadi antara Kereta Api (KA) Putri Deli kontra mobil Fortuner di perlintasan KA tanpa palang pintu, Tepatnya di Jalan Budi Utomo, Lingkungan VI, Kelurahan Siumbut Dua, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
Akibat peristiwa kecelakaan tersebut, yang terjadi pada Minggu siang, 15 Februari 2026 sekitar pukul 11.22 WIB. Dua orang anak tewas, masing-masing berinisial FRB (12) dan MFA (7). Abang beradik ini, merupakan warga Desa Rawang Pasar, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan.
“Kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” ucap Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Asahan, AKP. Jonni Sinaga, dalam keterangan tertulis, Senin 16 Februari 2026.
Sedangkan, mobil Toyota Fortuner, dengan nomor polisi BK1676-VAA, dikemudikan Mardi, yang melintasi lokasi kejadian terjadi tabrakan dengan Kereta Api Penumpang Putri Deli Ekonomi yang melintas dari arah Medan menuju Tanjung Balai.
"Sementara pengemudi mobil mengalami sejumlah luka dan saat ini menjalani perawatan medis di rumah sakit," kata Jonni Sinaga dengan tegas.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara, Jonni mengungkapkan bahwa kecelakaan yang diduga dipengaruhi oleh faktor manusia dan kondisi jalan. Lokasi kejadian merupakan perlintasan kereta api, tanpa palang pintu, tanpa marka jalan, dengan kondisi cuaca cerah dan permukaan jalan dalam keadaan baik.
'Kita melakukan pengamanan olah TKP, pemeriksaan Saksi-saksi, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat. Selanjutnya korban luka dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Jonni.
Jonni mengatakan telah mengamankan bukti barang, membuat laporan polisi, membuat sketsa TKP, serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk PT Jasa Raharja. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Asahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kita aparat kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu, serta selalu memastikan kondisi aman sebelum melintas guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa,” ucap Jonni.