Selama Oktober 2025, KAI Sumut Catat Angkut 52.872 Ton Barang

Kereta Api Barang.
Sumber :
  • dok KAI Sumut

Medan, VIVA Medan  –Selama periode Oktober 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat telah mengangkut total 52.872 ton barang , atau meningkat 5 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 50.390 ton.

img_title Kinerja Positif KAI Divre I Sumut: Angkutan CPO Tembus 85.785 Ton hingga Kuartal III 2026

Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As'ad Habibuddin mengatakan data barang yang telah diangkut tersebut, menunjukkan kinerja positif pada layanan angkutan barang menggunakan transportasi kereta api ini.

“Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api,” ungkap As'ad, Jumat 7 November 2025.

img_title Bobby Nasution Luncurkan 'Teras Pelajar Sumut Berkah', Beri Ruang Kreativitas dan Bakat di Luar Sekolah

Adapun rincian komoditas yang diangkut KAI Sumut pada Oktober 2025 antara lain bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 27.917 ton, peti kemas 13.340 ton, minyak sawit mentah (CPO) atau minyak sawit mentah 10.998 ton, barang hantaran paket (BHP) 363 ton, serta lateks 255 ton.

As'ad menjelaskan, kereta api memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya. Dari sisi kapasitas, satu gerbong dapat memuat hingga 42 ton atau setara dengan dua truk kontainer. 

img_title Perkuat Mobilitas Masyarakat di Sumut, KAI Bandara Catat Layani 41.296 Penumpang Relasi Medan–Lubuk Pakam

“Dengan satu rangkaian berisi 20 gerbong peti kemas, kereta api mampu menggantikan hingga 40 truk sekaligus,” ungkapnya.

Selain kapasitas besar, waktu yang ditekan juga menjadi nilai tambah angkutan barang menggunakan kereta api. Pada Oktober 2025, tingkat ketepatan keberangkatan kereta barang KAI Sumut mencapai 97,45 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 94,58 persen. Sementara itu, tingkat ketepatan kedatangannya mencapai 96,86 persen, naik dari 94,18 persen pada bulan sebelumnya.

Tak hanya unggul dalam presisi, angkutan barang KAI juga menawarkan keamanan tinggi, bebas pungutan pembohong, serta dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional dan tersertifikasi. Selain itu, moda ini juga mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan jalan raya, menekan emisi emisi, dan meminimalkan kerusakan infrastruktur jalan akibat kendaraan berat.

“KAI terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pelaku usaha di Sumatera Utara serta berkomitmen meningkatkan fasilitas angkutan barang. Kami optimistis volume angkutan akan terus tumbuh seiring upaya KAI mendukung sistem logistik yang ramah lingkungan dan memperkuat daya saing ekonomi nasional,” tutur As'ad.