Ketersediaan Pasokan Bahan Pokok Aman, Tidak Jamin Harga Stabil
- Dok Pemprov Sumut
VIVA Medan - Ketersediaan pasokan bahan pokok aman, selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijrah. Tidak menjamin harga pangan itu, akan stabil di tengah masyarakat. Namun, sebaliknya akan meroket.
Hal itu, disampaikan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi Dan Sumber Daya Mineral (Disperindag-ESDM) Sumatera Utara, Mulyadi Simatupang kepada wartawan, di Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Rabu 5 April 2023.
"Kenapa dikatakan begitu, kita lihat data dari ketersediaan cukup. Tapi, cukup saja tidak menjamin harga tidak naik. Ternyata di lapangan, walau cukup harga tetap naik. Tetapi, naiknya tidak terlalu signifika," ucap Mulyadi Simatupang.
Atas hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melakukan sejumlah langkah-langkah kebijakan, untuk mengendalikan harga bahan pokok itu, selama bulan suci Ramadan hingga Lebaran nantinya.
Mulyadi mengungkapkan langkah dilakukan Pemprov Sumut, dengan melakukan intervensi harga kebutuhan pokok, dengan menggelar Pasar Murah, hingga memberikan subsidi harga kebutuhan pokok, dan subsidi pengangkutan logistik.
"Jadi, kalau sudah melakukan pasar murah. Ini kita, jangan cerita untung. Karena, harga-harga itu, adalah harga-harga untuk menjangkau masyarakat, yang menengah ke bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah," jelas Mulyadi.
Mulyadi juga mengimbau masyarakat selama bulan puasa hingga Hari Raya Idul Fitri, untuk tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok berlebihan, tapi membeli secukupnya sesuai kebutuhan saja
"Kami juga mengimbau melalui media massa kepada masyarakat meminta untuk tidak panic buying, mendengar atau ada isu harga kenaikan yang tinggi. Kami minta supaya menjadi konsumen yang cerdas. Artinya berbelanja sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan sehingga tidak ada sampai menimbun dan lain lain," jelas Mulyadi.
Mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Sumut itu menambahkan pihaknya bersama Kantor Wilayah KPPU I Medan juga terus melakukan, pengawasan terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok. Tidak saja memikirkan ketersediaan barang saja. Tapi, daya beli masyarakat, agar harga tidak naik drastis.
"Kami mengadakan monitoring terus di pasar-pasar rakyat. Ini lah yang kita lakukan," tutur Mulyadi.