Petanque Sumut Optimis Penuhi Target di PON 2024

Atlet dan pelatih petanque yang akan bertanding di PON 2024.
Sumber :
  • Istimewa/VIVA Medan

VIVA Medan - Cabor petanque Sumatera Utara (Sumut) optimis memenuhi target pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang digelar di Banda Aceh, Aceh. Target dua medali emas menjadi misi yang diusung petanque Sumut pada pertandingan resmi perdana di PON 2024 ini, setelah di PON Papua tidak dipertandingkan.

img_title Sumut Juara Umum Kejuaraan Wushu Taolu Junior Sumatera 2026, Bukti Regenerasi Masa Depan

Pelatih Tim Petanque Sumut untuk PON 2024, Ibrahim Sembiring mengatakan target dua emas itu berdasarkan analisis dari Pra PON di Jakarta. Tim Sumut akan bertanding di semua 13 nomor yang tersedia.

"Kita analisis Pra PON di Jakarta untuk menuju PON Papua, kita masuk ranking tiga dari 27 provinsi yang ada cabor petanque. Pada saat itu karena quota dibatasi, jadi perolehan medali dari satu sampai tujuh, otomatis lolos PON untuk semua nomor," jelas Ibrahim di Lapangan Petanque Universitas Negeri Medan, Jumat, 2 Agustus 2024.

img_title Wartawan Olahraga Sumut Berduka, Dewa Lubis Berpulang

"Kita lolos semua nomor, dua emas satu perak dua perunggu, juara umumnya Aceh, juara umum kedua Jawa Timur kemudian Bali, Sulawesi baru DKI dan Jawa Barat," tambahnya.

Sayangnya, tiga bulan setelah Pra PON itu petanque batal diikutsertakan di PON Papua. Ibrahim menegaskan sangat kecewa. Namun, analisis saat itu masih cukup berlaku, ditambah lagi berbagai pertemuan dengan daerah lain di ajang Kejurnas Petanque.

img_title Diduga Penyalahgunaan Narkoba Hingga Penggelapan, 10 Personel Brimob Polda Sumut di PTDH

"Dengan analisis itulah sekarang berlanjut, sudah tahun keempat, Sumut ini di ajang Kejurnas tidak pernah dapat emas, tapi selalu ada perak dari setelah Pra PON itu," sebutnya.

Dia mencontohkan saat Kejurnas Petanque di Banten 2022, Sumut juga tidak mendapat emas, melainkan dua perak, dua perunggu. "Dengan sumber daya kita dari situ kami menargetkan ke KONI Sumut, termasuk ke Dispora Sumut yaitu dua medali emas," jelasnya.

Ibrahim mengakui awalnya, Petanque Sumut menargetkan lima emas, karena Sumut dijadwalkan jadi tuan rumah. Namun, mendadak venue pindah ke Aceh sehingga mempengaruhi banyak hal.

"Walaupun kekecewaan berulang lagi, karena kita sudah dari awal persiapan sebagai tuan rumah di Medan, tapi di hari H untuk penentuan nomor, pindah ke Aceh, yang awalnya Aceh tidak mengubris, akhirnya Aceh minta ke sana (venue)," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title