Program Magang Nasional 2025, Disnaker Sumut Catat Ada 91 Perusahaan Mendaftar di Batch II

Kadis Ketenagakerjaan Sumut, Yuliani Siregar.
Sumber :
  • BS Putra/VIVA Medan

Medan, VIVA Medan –Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumatera Utara (Sumut), mencatat ada 91 perusahaan di Sumut, telah mendaftar sebagai penyelenggara magang Batch II pada Program Magang Nasional 2025.

img_title Gelontorkan Dana Rp13,2 Miliar, Pemprov Sumut Renovasi 440 Rumah Tidak Layak Huni

Hal itu, diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumut, Yuliani Siregar dalam keterangan persnya, Selasa 11 November 2025. Ia mengatakan dari 91 perusahaan berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Batch II program tersebut. Diantaranya, 47 perusahaan berlokasi di Kota Medan.

Yuliani menjelaskan Pemprov Sumut menyatakan dukungan penuh terhadap Program Magang Nasional 2025 yang digagas pemerintah pusat. Sejumlah BUMD, BLUD, dan perusahaan swasta di Sumut, akan turut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Batch II itu.

img_title Rico Waas Dorong Perkuat Integrasi Antara Pencari Kerja dengan Kebutuhan Perusahaan di Medan

“Ada koordinasi yang baik antara Bank Sumut dan Disnaker Provinsi Sumut dalam upaya penempatan lulusan peserta magang ke BUMD dan perusahaan swasta lainnya,” sebut Yuliani.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut itu, mengatakan bahwa Disnaker Sumut telah menggelar rapat koordinasi pada 4 November 2025 di Medan, membahas kesiapan dan sinergi lintas sektor dalam mendukung program ini. 

img_title Dukung Haul ke-103 Tuan Guru Besilam, Paul Baja M Siahaan Salurkan 1 Ton Beras

Rapat tersebut, menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari OPD Provinsi, Disnaker Kabupaten/Kota, Rektor Perguruan Tinggi (Swasta/Negeri), Direktur Perusahaan Swasta, BUMD/BLUD, KADIN, hingga APINDO Sumut.

Menurut Yuliani, Program Magang Nasional, menjadi salah satu solusi konkret dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing lulusan baru. Program Magang Nasional 2025 resmi diluncurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi 2025, serta tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.

"Program ini diatur secara teknis melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2025 dan perubahannya (Permenaker Nomor 11 Tahun 2025) tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi," jelas Yuliani. 

Total kuota yang disiapkan mencapai 100.000 peserta, yang akan dibagi dalam dua tahap (Batch). Untuk mendaftar, peserta harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK valid, lulusan baru (maksimal 1 tahun) dari program Diploma atau Sarjana (periode kelulusan 1 Oktober 2024–30 September 2025), Perguruan Tinggi asal terdaftar di Kemendikbudristek, peserta hanya dapat mengikuti satu kali program magang.

Calon peserta wajib membuat akun di siapkerja.kemnaker.go.id, memastikan data pendidikan terdaftar di PD Dikti, kemudian login ke MagangHub, mengisi asesmen dan surat pernyataan kesediaan, serta memilih maksimal dua posisi magang sesuai minat dan kualifikasi. Hasil seleksi akan diumumkan melalui akun SIAPKerja masing-masing.

Sementara itu, perusahaan penyelenggara yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar melalui maganghub.kemnaker.go.id. Syaratnya, perusahaan harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLKP) aktif di wajiblapor.kemnaker.go.id. Setelah diverifikasi oleh Kemnaker, lowongan magang akan ditayangkan di MagangHub.