Kebakaran Hutan di Menara Pandang Samosir Meluas, Area Terbakar Capai 100 Hektar

Kebakaran Hutan di Menara Pandang, Kabupaten Samosir,
Sumber :
  • Ist/VIVA Medan

VIVA Medan – Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) terjadi di Menara Pandang Tele, Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara , meluas dengan area terbakar mencapai 100 hektar.

img_title Dilarang Istri Tapi Nekat Lompat, Lansia Asal Simalungun Tenggelam dan Ditemukan Tewas di Perairan Danau Toba

Dinas Lingkungan dan Kehutanan (LHK) Sumut, masih terus melakukan pendataan dampak kebakaran Karhutla tersebut, di lokasi kebakaran tersebut. 

“Ya (100 hektar), jika kami kumulasikan dengan sebelumnya,” sebut Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Dinas LHK Sumut , Zainuddin Harahap, saat dikonfirmasi VIVA Medan, Rabu sore, 2 Juli 2025.

img_title BMKG Ungkap Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Awal November, Aceh dan Sumut Status Siaga

Zainuddin menjelaskan penyebab meluasnya area pembakaran disebabkan angin kencang dan banyak bahan di lokasi kebakaran, muda terbakar. Sehingga membuat pemadaman mengalami kesulitan. 

Karhutla di Menara Pandang, Kabupaten Samosir.

Photo :
  • Tangkapan layar

img_title Pelanggaran Turun 31,7 Persen, Ini Hasil 6 Hari Operasi Patuh Toba 2026 di Sumut

“Karena lokasi (kebakaran) banyak mengandung bahan muda bakarnya, berupa lalang dan kuatnya hembusan angin shg lebih mudah dan cepat terbakar,” jelas Zainuddin.

Selanjutnya, Zainuddin Harahap, menjelaskan dilaporkan terjadi Karhutla pada Selasa dini hari, 1 Juli 2025, pukul 00.30 WIB.

“Telah terjadi Karhutla di Menara Pandang Kabupaten Samosir. Berdasarkan informasi dari komandan Damkar Samosir, adapun titik koordinat lokasi Karhutla adalah, 2°33'11.8"LU 98°38'29.4"BT," kata Zainuddin. 

Untuk proses pemadaman api melibatkan tim gabungan dari personel UPTD KPH WIL XIII, Kepolisian Polres Samosir/babin kamtibmas, TNI/Babinsa,Kabupaten Samosir, Pemadam Kebakaran Samosir

-BNPB Kab Samosir, Camat Harian, Pemerintah Desa, Manggala Agni, KTH Gerbang Berkumis dan KTH Alam Hijau dan

Karyawan Menara Pandang Tele.

“Masih proses pemadaman, mohon doanya agar segera padam, terima kasih banyak atas perhatiannya,” ucap Zainuddin. 

Menanyakan penyebab kebakaran, Zainuddin mengungkapkan masih dalam penyelidikan melibatkan petugas kepolisian dari Polres Samosir. 

“(Penyebab kebakaran), sedang dalam penelusuran tim di lapangan,” tutur Zainuddin. 

Lokasi kebakaran hutan ini, merupakan salah satu objek wisata favorit di Kabupaten Samosir, dengan menyuguhkan pemandangan alam dengan sekitar hutan pinus. 

Dalam video yang viral, tampak kebakaran hutan ini, membuat wisatawan tidak dapat mengakses jalan menuju objek wisata Menara Pandang Tele tersebut. Tampak wisatawan berhamburan menyelamatkan diri dengan mobil dan berjalan kaki.